Senin, 8 Juni 2026

Koperasi Merah Putih Bengkulu

22 Gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Selatan Mulai Dibangun, Berikut Daftarnya

Sebanyak 22 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bengkulu Selatan mulai dibangun.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
DWI PRIAN DONA- Kadis Disperindag Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (2/3/2026). Sebanyak 22 gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Selatan sudah dibangun. 

Ringkasan Berita:
  •  22 unit Koperasi Merah Putih di Bengkulu Selatan yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut terdiri atas 18 aset desa dan 4 aset kabupaten.
  • Sejumlah koperasi yang belum dapat dibangun karena terkendala ketersediaan lahan.
  • Dari total 158 desa di Bengkulu Selatan, sebagian desa bergabung sehingga jumlah Koperasi Desa/Kelurahan yang direncanakan dibangun menjadi 155 unit.

 

Laporan Reporter TribunBengkkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Sebanyak 22 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bengkulu Selatan mulai dibangun.

Berdasarkan data yang dihimpun, 22 unit Koperasi Merah Putih yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut terdiri atas 18 aset desa dan 4 aset kabupaten.

Selain itu, tercatat sebanyak 155 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Bengkulu Selatan, yang terdiri dari 139 desa dan 16 kelurahan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Bengkulu Selatan Dwi Prian Dona mengungkapkan, masih terdapat sejumlah koperasi yang belum dapat dibangun karena terkendala ketersediaan lahan.

“Kendala utamanya adalah adanya beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Salah satunya, standar pembangunan Koperasi Desa harus memiliki luas lahan 30x20 meter atau sekitar 600 meter persegi,” ujar Dwi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, keterbatasan lahan ini disebabkan oleh sebagian besar lahan yang tersedia, baik milik desa maupun aset kabupaten, luasnya belum memenuhi standar yang ditetapkan.

“Semua Koperasi Merah Putih yang sedang dibangun ini merupakan gedung baru, sehingga lahannya memang harus sesuai dengan standar yang ada,” jelasnya.

Terkait target pembangunan Koperasi Merah Putih pada tahun 2026, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan bersama Kodim 0408 Bengkulu Selatan, terdapat dua koperasi yang hampir rampung proses pembangunannya, yakni di Desa Air Sulau dan Desa Jeranglah Renda.

Sementara itu, desa lainnya rata-rata telah mencapai progres pembangunan sekitar 50 persen, 30 persen, bahkan ada yang mendekati 80 persen.

Nantinya, jika pembangunan telah selesai, gerai koperasi tersebut akan dilaunching langsung oleh Pemerintah Pusat.

Baca juga: Profil Kadisperindagkop Bengkulu Selatan Dwi Prian Dona, Kepala OPD Termuda ke-2 se-Kabupaten

“Informasi yang kami terima, launching bukan dilakukan oleh pemerintah daerah, melainkan oleh Pemerintah Pusat melalui PT Agranas bersama Koperasi Merah Putih,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap keberadaan koperasi ini dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, diharapkan Koperasi Merah Putih mampu melahirkan usaha-usaha pendukung, seperti peternakan telur, peternakan ayam, dan usaha produktif lainnya yang dapat menunjang operasional koperasi.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved