Berita Bengkulu Tengah
Masalah Sampah Jadi Sorotan, Desa di Karang Tinggi Bengkulu Tengah Terima Bantuan 50 Tempat Sampah
Persoalan pengelolaan sampah di tingkat desa kembali menjadi perhatian di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Masalah sampah di desa Karang Tinggi masih dipicu kebiasaan membakar dan membuang sampah sembarangan.
- PT MBK Ventura menyalurkan 50 tempat sampah melalui program CSR sebagai pemicu perubahan.
- Camat menegaskan persoalan utama ada pada perilaku masyarakat, bukan sekadar kurangnya fasilitas.
- Desa diminta menindaklanjuti dengan sistem pengelolaan sampah yang jelas dan berkelanjutan.
- Kegiatan juga disertai edukasi literasi keuangan dari OJK untuk mencegah pinjaman ilegal di masyarakat.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Persoalan pengelolaan sampah di tingkat desa kembali menjadi perhatian di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kebiasaan membakar dan membuang sampah sembarangan dinilai masih menjadi praktik yang sulit diubah, meski berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan.
Di tengah kondisi tersebut, PT MBK Ventura menyalurkan 50 paket tempat sampah melalui program CSR ke seluruh desa di Karang Tinggi.
Bantuan ini diposisikan bukan sebagai solusi instan, melainkan pemicu perubahan di tingkat masyarakat.
Camat Karang Tinggi, Fery Aprianto menegaskan, akar persoalan sampah bukan semata keterbatasan sarana, tetapi pola perilaku yang belum berubah.
“Kalau hanya mengandalkan bantuan tanpa perubahan kebiasaan, persoalan sampah ini tidak akan selesai. Yang kita dorong sekarang adalah bagaimana desa mulai mengatur pengelolaannya,” ujar Fery saat diwawancarai, Selasa (5/5/2026).
Ia menekankan, pemerintah desa perlu menindaklanjuti bantuan tersebut dengan langkah konkret, mulai dari pengaturan titik pembuangan hingga sistem pengangkutan di lingkungan masing-masing.
“Jangan berhenti di pembagian saja. Harus ada pengelolaan yang jelas supaya ini benar-benar berdampak,” tegasnya.
Di sisi lain, Asisten Manager PT MBK Ventura Wilayah Bengkulu Tengah, Winda Warini, menyebut pihaknya sengaja mengarahkan program CSR pada persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, isu lingkungan seperti sampah memiliki efek berantai jika tidak ditangani sejak dari tingkat desa.
“Kami tidak ingin program ini hanya seremonial. Harapannya, bantuan ini dipakai dan dijaga, sehingga bisa mendorong perubahan nyata di masyarakat,” kata Winda.
Selain intervensi pada aspek lingkungan, kegiatan ini juga menyentuh persoalan lain yang dinilai masih krusial, yakni rendahnya literasi keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan keuangan dan risiko pinjaman ilegal.
Materi ini menjadi relevan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami konsekuensi dari akses keuangan yang tidak tepat, termasuk jebakan pinjaman tanpa izin.
Dengan menggabungkan isu lingkungan dan literasi keuangan, kegiatan ini mencerminkan pendekatan yang lebih substantif.
Namun, dampaknya tetap bergantung pada konsistensi desa dalam menindaklanjuti bantuan serta kemampuan masyarakat mengubah kebiasaan dalam jangka panjang.
berita bengkulu tengah hari ini
berita bengkulu tengah
Karang Tinggi
Karang Tinggi Bengkulu Tengah
| Bupati Bengkulu Tengah Pimpin Rapat Forkopimda Soal Cadangan Beras, Siapkan 10,5 Ton di Gudang Bulog |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto Soroti Program Sekolah Terintegrasi |
|
|---|
| PAW di DPRD Bengkulu Tengah, Ahmad Syarkawi Resmi Dilantik Gantikan Nuril Aksa Meninggal Dunia |
|
|---|
| Tiga Terduga Penimbun MinyaKita Diamankan Anggota Polres Bengkulu Tengah, 1.500 Dus Disita |
|
|---|
| Libur Long Weekend, Dispar Bengkulu Tengah Minta Pengelola Wisata Perketat Keamanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Masalah-Sampah-Jadi-Sorotan-Desa-di-Karang-Tinggi-Bengkulu-Tengah-Terima-50-Tempat-Sampah.jpg)