Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Jembatan Taba Pasmah Bengkulu Tengah Mulai Rusak dan Bahayakan Pengendara

Warga mengeluhkan kondisi jembatan gantung di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah yang mulai mengalami kerusakan.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Suryadi Jaya
JEMBATAN RUSAK - Kondisi jembatan di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah yang mulai mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengendara yang melintas, Kamis (28/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga mengeluhkan kondisi jembatan  yang mulai mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengendara yang melintas.
  • Lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu terlihat banyak yang keropos, patah hingga berlubang.
  • Saat ini jembatan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki, namun kondisi lantai kayu semakin memprihatinkan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Kondisi di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah dilaporkan mulai mengalami kerusakan dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan. 

Warga mengeluhkan kondisi jembatan  yang mulai mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengendara yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu terlihat banyak yang keropos, patah hingga berlubang.

Beberapa bagian papan juga tampak sudah tidak rata dan bergeser dari posisi semula.

Selain itu, bagian besi dan rangka jembatan berwarna kuning terlihat mulai mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hari maupun saat musim hujan.

Salah seorang pengendara asal Desa Kembang Seri, Surhuri mengatakan, warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan lantai jembatan agar akses masyarakat lebih aman dan nyaman.

Baca juga: 6 Tahun Jembatan Penanding Bengkulu Tengah Rusak, Warga Terpaksa Pakai Jembatan Terapung Berbayar

“Minta tolong, lantai jembatannya diperbaiki, agar lebih nyaman lewat,” ujar Surhuri saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (28/5/2026).

Meski saat ini jembatan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki, namun kondisi lantai kayu semakin memprihatinkan.

“Memang sekarang masih bisa dilewati, tapi sudah banyak lantai jembatan yang keropos dan patah,” katanya.

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi pada papan lantai, namun juga pada bagian besi jembatan yang mulai rusak.

“Besi-besinya juga sudah ada yang rusak, mohon diperbaiki,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum kondisi jembatan semakin parah dan membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas setiap hari.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved