Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Progres Program Cetak Sawah di Bengkulu Utara, Pelaksanaan Konstruksi Sudah Berjalan

Progres kontruksi program cetak sawah Kabupaten Bengkulu Utara sudah bejalan.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
M Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
KEPALA DINAS – Kepala DTPHP Bengkulu Utara Abdul Hadi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (1/9/2025). Progres cetak sawah di Bengkulu Utara kini memasuki tahap konstruksi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
 
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara terus menindaklanjuti program cetak sawah di Pulau Enggano.

Total luas lahan cetak sawah yang disiapkan mencapai 868 hektare, dari total usulan sebelumnya sebesar 1.200 hektare.

Lahan tersebut tersebar di tiga desa, yakni Desa Banjar Sari seluas 617 hektare, Desa Malakoni 48 hektare, dan Desa Kahyapu 203 hektare.

Sebelumnya, tim Survei Investigasi Desain (SID) telah menyelesaikan tugas hingga tahap sosialisasi program tersebut.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Bengkulu Utara, Abdul Hadi, mengungkapkan perkembangan program cetak sawah itu.

"Alhamdulillah konstruksinya sudah berprogres sekarang ini di dua desa. Di Malakoni sudah mencapai 22 hektare, dan di Kahyapu baru 8 hektare," ujar Abdul.

Ia menjelaskan, perbedaan progres konstruksi disebabkan jarak lokasi cetak sawah di Kahyapu yang cukup jauh dengan kondisi hutan lebat.

"Beda dengan Malakoni yang lebih cepat karena lokasinya tidak terlalu berat. Kalau Kahyapu, selain jarak tempuh ke lokasi sekitar 3,5 kilometer, hutannya juga lebat, makanya baru bisa 8 hektare," jelasnya.

Sementara itu, progres konstruksi cetak sawah di Desa Banjar Sari masih dalam tahap pembukaan badan jalan untuk akses alat berat.

"Terkait Banjar Sari, progres konstruksinya akan dilaksanakan setelah pembukaan badan jalan untuk membawa alat berat ke lokasi, kurang lebih sepanjang 6,5 kilometer," kata Abdul.

Di sisi lain, alat berat yang dibutuhkan untuk pengerjaan konstruksi masih dalam proses distribusi, dengan total kebutuhan sekitar 20 unit.

"Sekarang alat berat yang sudah sampai di Enggano ada 11 unit. Mudah-mudahan ini bisa membantu percepatan pelaksanaan cetak sawah hingga selesai," ungkap Abdul.

Abdul berharap program cetak sawah tersebut dapat rampung pada 2025.

"Harapan kita tetap selesai terlaksana di tahun 2025 ini," harapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved