Berita Ekonomi dan Bisnis Bengkulu
Capai Segini, NPL KUR BSI Bengkulu 2025 Tetap di Level Aman
NPL KUR Bank Syariah Indonesia (BSI) di Bengkulu sepanjang 2025 tercatat tetap berada pada level aman.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Ringkasan Berita:
- NPL KUR BSI secara area Bengkulu berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator
- Rasio pembiayaan bermasalah KUR BSI di Bengkulu sepanjang 2025 tercatat berada di level aman
- Rasio NPL KUR BSI Bengkulu pada 2025 lebih rendah dibandingkan dengan realisasi NPL pada 2024
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) di Bengkulu sepanjang 2025 tercatat tetap berada pada level aman.
Hingga akhir tahun 2025, NPL KUR BSI secara area Bengkulu berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator.
Mikro Business Supervisor BSI Bengkulu, Dicky Syafrandika, mengatakan NPL KUR BSI di Bengkulu pada 2025 tercatat sebesar 1,1 persen.
Angka tersebut masih jauh di bawah batas 2 persen dan dinilai sehat berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"NPL KUR BSI di Bengkulu pada 2025 secara area masih terjaga di bawah 2 persen. Hingga akhir 2025 kemarin, NPL kita hanya di angka 1,1 persen, sehingga masih di bawah standar rata-rata NPL dan dikategorikan sehat oleh OJK," kata Dicky, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan kualitas pembiayaan dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara tren, rasio NPL KUR BSI Bengkulu pada 2025 lebih rendah dibandingkan dengan realisasi NPL pada 2024.
Menurut Dicky, terjaganya rasio NPL tidak terlepas dari penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkala terhadap nasabah KUR.
Selain itu, BSI juga aktif melakukan pendampingan dan komunikasi dengan debitur untuk memastikan kewajiban pembayaran berjalan sesuai kesepakatan.
BSI Bengkulu pun optimistis dapat mempertahankan kinerja positif tersebut pada tahun mendatang. Untuk 2026, BSI menargetkan rasio NPL KUR tetap berada di bawah 2 persen.
Dengan rasio NPL yang terkendali, BSI menilai penyaluran KUR di Bengkulu dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Kondisi ini pihaknya harapkan mampu mendorong pertumbuhan pelaku UMKM, menjaga stabilitas kinerja pembiayaan perbankan syariah di daerah.
"Di 2026, harapan kita sama, posisi NPL masih bisa dijaga di kisaran 2 persen," jelas Dicky.
Baca juga: Pertamina Komitmen Salurkan BBM Subsidi Tepat Sasaran di Bengkulu, Tindak Tegas Penyelewengan
| Peduli Korban Banjir, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Distribusikan Bantuan ke Lebong |
|
|---|
| Mahasiswa Bengkulu Bisa Dapat Bantuan Penelitian Bank Indonesia, Cek Cara dan Syarat Pendaftarannya |
|
|---|
| Tabel Pinjaman KUR BSI 2026 di Bengkulu Terbaru, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya |
|
|---|
| Reddog Resmi Buka di Bencoolen Mall Bengkulu, Korean Snack Favorit Hadir dengan Promo Spesial |
|
|---|
| Gielta.craft UMKM Bengkulu dengan Kerajinan Kawat Unik dan Bernilai Seni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kantor-BSI-Bengkulu-jati.jpg)