Senin, 18 Mei 2026

Berita Kepahiang

Demi Keselamatan Pasien, Plt Dirut RSUD Kepahiang Dorong Penguatan Bank Darah

Plt Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi menyoroti terkait Bank Darah untuk mencukupi ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/Bima Kurniawan
BANK DARAH - Plt Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi saat diwawancara TribunBengkulu.com pada Selasa (28/4/2026). Burhan Hadi menyoroti terkait Bank Darah untuk mencukupi ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien. 
Ringkasan Berita:
  • Plt Direktur RSUD Kepahiang menyoroti pentingnya ketersediaan bank darah guna memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi.
  • Keberadaan stok darah dinilai menjadi salah satu penunjang vital dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit.
  • Diketahui RSUD Kepahiang hanya memiliki list daftar pendonor, sehingga saat dibutuhkan siap mendonorkan darah. 
  • Bank Darah seyogyanya berfungsi untuk unit layanan medis yang berfungsi mengumpulkan, menguji, menyimpan dan mendistribusikan darah dan komponennya. 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi menyoroti terkait Bank Darah untuk mencukupi ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien. 

Bank Darah seyogyanya berfungsi untuk unit layanan medis yang berfungsi mengumpulkan, menguji, menyimpan dan mendistribusikan darah dan komponennya. 

Diketahui RSUD Kepahiang hanya memiliki list daftar pendonor, sehingga saat dibutuhkan siap mendonorkan darah. 

"Selama ini kita hanya ada list daftar pendonor saja," ucap Burhan kepada TribunBengkulu.com, Selasa (28/4/2026).

Burhan yang sebelumnya bertugas di IGD RSUD tersebut menyadari pentingnya stok ketersedian darah bagi pasien di RSUD Kepahiang. 

Baca juga: Direktur RSUD Kepahiang Febi Nursanda Resmi Mengundurkan Diri

"Selama ini kita akui saat ada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sangat kesulitan, itulah mengapa ketersediaan bank darah ini sangatlah penting untuk mencukupi ketersediaan darah," jelas Burhan. 

Salah satunya pada pasien thalasemia yang membutuhkan transfusi darah setiap bulannya, bahkan per 2 minggu sekali.

Sehingga kerap harus mencari pendomor mandiri setiap bulannnya. 

"Pasien yang membutuhkan darah terpaksa untuk mencari pendonor mandiri, jika ada bank darah bisa cepat mengatasi kebutuhan darah. Masyarakat tidak lagi hilir mudik mencari pendonor," ungkap Burhan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved