Berita Kepahiang
Wabup Abdul Hafizh Kumpulkan Perusahaan di Kepahiang Bengkulu, Minta Semua CSR Disatukan
Abdul Hafizh mengumpulkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kepahiang, Selasa (23/9/2025) pagi.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Wakil Bupati Kepahiang Bengkulu, Abdul Hafizh mengumpulkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kepahiang, Selasa (23/9/2025) pagi.
Perusahaan yang dikumpulkan mulai dari BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta.
Dari pertemuan ini, Hafizh mengatakan nantinya semua perusahaan akan membentuk forum sendiri, khusus untuk penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Melalui forum ini nanti, perusahaan yang ada di Kepahiang akan mengumpulkan seluruh CSR mereka, tidak terpisah, sehingga yang terkumpul dalam jumlah cukup banyak.
"Dana itu dikumpulkan, sehingga dampaknya lebih besar dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Abdul Hafizh kepada TribunBengkulu.com, Selasa (23/9/2025) pukul 10.27 WIB pagi.
Dari pemerintah sendiri, Hafizh mengatakan akan kembali merapikan dan mendata semua perusahaan yang memiliki kewajiban menyalurkan CSR di Kepahiang.
Semua CSR ini nanti dikumpulkan oleh forum yang dibentuk perusahaan. Pemerintah nanti akan menyiapkan program atau pembangunan, dengan dananya bersumber dari CSR yang dikumpulkan.
Langkah ini dikatakan lebih efektif dan lebih transparan, serta manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
"Jadi, bukan pemerintah yang mengumpulkan. Forum CSR yang mengumpulkan, untuk pembangunan yang disiapkan pemerintah," ujar dia.
Hafizh juga menyebutkan masih banyak perusahaan di Kepahiang yang tidak patuh dalam membayarkan CSR.
Sanksi bagi perusahaan yang tidak patuh ini, kata Hafizh, nanti akan disesuaikan dengan peraturan yang ada.
"Yang jelas, kita terbuka dan welcome terhadap semua investor, tapi harus patuh dan memberikan kontribusi kepada daerah," ungkap Hafizh.
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Wabup-Kepahiang-Abdul-Hafizh-soal-CSR.jpg)