Berita Populer Bengkulu
Berita Populer di Kepahiang, 23-29 November 2025: WNA Mesir Laporkan Warga-Celana Dalam di Kabawetan
23 hingga 29 November 2025, beberapa peristiwa membuat heboh dan menyedot perhatian warga Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Selama periode 23–29 November 2025, sejumlah peristiwa mencuri perhatian warga Kepahiang, mulai dari laporan WNA Mesir terhadap warga setempat terkait dugaan penipuan jual beli kopi hingga viralnya penemuan tumpukan celana dalam di kawasan perkebunan teh Kabawetan.
Berikut rangkuman lengkap sejumlah peristiwa yang paling banyak dibaca pembaca TribunBengkulu.com sepanjang sepekan terakhir:
1. APBD Kepahiang 2026 Defisit Rp 19 Miliar
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 Kepahiang telah ketuk palu pada Selasa (25/11/2025) sore.
Pengesahan ini ditandai dengan ketuk palu dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Kepahiang.
Dalam struktur APBD 2026 yang disepakati, Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp 698.625.136.323 atau Rp 698,6 miliar. Pendapatan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Kemudian, untuk Belanja Daerah dialokasikan sebesar Rp 716.487.364.497 atau Rp 716,4 miliar, yang mencakup Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, dan Belanja Transfer.
Dari pendapatan dan belanja daerah ini, ada selisih yang tercatat sebagai defisit sebesar Rp 17.862.228.174 atau Rp 17,8 miliar.
Lalu, ada penyertaan modal daerah pada Bank Bengkulu sebesar Rp 2.000.000.000 atau Rp 2 miliar.
"Di dalam struktur APBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2026 ini juga masih terdapat defisit sebesar Rp 19.862.228.174,94 setelah penerimaan pembiayaan," kata Bupati Kepahiang, Zurdi Nata kepada TribunBengkulu.com, Selasa (25/11/2025) pukul 16.15 WIB sore.
2. Gubernur Helmi Hasan Cerita Pernah Dipukul Guru, Tapi Tak Ngadu
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menceritakan kisahnya saat masih menempuh pendidikan di SMP dan SMA, dan terbiasa menghadapi pendidikan dengan hukuman fisik.
Menurut Helmi saat itu dirinya masih sekolah di SMP 255 dan SMA 100, Jakarta Timur.
Ketika itu, para guru menyediakan penggaris kayu panjang, untuk memberikan hukuman fisik kepada siswa yang bandel.
| Berita Populer di Kepahiang 25-31 Mei 2026: 15 Pelajar SMP Kepahiang Terancam Putus Sekolah |
|
|---|
| 5 Berita Populer Kota Bengkulu Sepekan 25 - 30 Mei 2026 |
|
|---|
| Berita Populer Bengkulu Selatan 25-30 Mei 2026: Jembatan Sekunyit Rampung hingga Demam Piala Dunia |
|
|---|
| Berita Populer di Kepahiang 18-24 Mei 2026: Kasus kematian Gita Masuk Tahap II-Sejoli Buang Bayi |
|
|---|
| Berita Populer di Bengkulu 18-24 Mei 2026: Eks Dirut Bank Belum Ditahan-Eks Bupati Segera Sidang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-KEPAHIANG-30-NOVEMBER-2025-123412.jpg)