Kamis, 4 Juni 2026

Berita Kepahiang

Pemkab Kepahiang Evaluasi Kinerja Akhir Tahun OPD, Wabup Soroti Program Tak Tercapai 2025

evaluasi kinerja akhir tahun untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kepahiang, Rabu (24/12/2025) siang.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Romi Juniandra
EVALUASI AKHIR TAHUN - Evaluasi kinerja akhir tahun OPD di Pemkab Kepahiang Provinsi Bengkulu, Rabu (24/12/2025) siang. Kinerja OPD secara umum dinilai baik. 
Ringkasan Berita:
  1. Pemerintah Kabupaten Kepahiang menggelar evaluasi kinerja akhir tahun terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (24/12/2025).
  2. Evaluasi dilaksanakan di Gedung Command Center Kepahiang dan diikuti seluruh kepala dinas serta kepala badan.
  3. Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh menilai secara umum capaian kinerja OPD sudah baik.
  4. Namun, terdapat sejumlah program dan kinerja OPD yang tidak tercapai sepanjang 2025.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang melaksanakan evaluasi kinerja akhir tahun untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kepahiang, Rabu (24/12/2025) siang.

Pantauan TribunBengkulu.com, evaluasi akhir tahun ini dilaksanakan di gedung Command Center Kepahiang, dan diikuti semua kepala dinas dan badan yang ada.

Usai evaluasi ini, Wakil Bupati Kepahiang, Abdul Hafizh mengatakan secara umum, capaian kinerja OPD di Kepahiang sudah baik.

Namun, Wabup Abdul Hafizh juga menyoroti beberapa kinerja dan program yang tidak tercapai di tahun 2025 ini.

Beberapa kendala, seperti kekurangan SDM dan keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama tidak terlaksananya program kerja.

"Beberapa kekurangan ini, tahun depan harus kita perbaiki," kata Hafizh, Rabu (24/12/2025) pukul 12.06 WIB siang.

Di beberapa kecamatan, kinerja juga tidak maksimal, karena keterbatasan SDM yang ada. Beberapa persoalan SDM yang jadi kendala antara lain terbatasnya personel di bidang perencanaan.

Hafizh sendiri menegaskan kekurangan personel ini harus segera diatasi, terutama dengan memberdayakan pegawai yang ada, dan memaksimalkan PPPK paruh waktu yang sebelumnya telah dilantik.

Para camat diminta untuk memberdayakan pegawai yang ada, dengan pelatihan, kursus, dan pendampingan lain.

"Kita lihat lagi penempatannya. Kalau memang nanti diperlukan, akan kita kembalikan ke KTP masing-masing. Ini juga tidak memberatkan mereka, terutama di bidang transportasi," ungkap Hafizh.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved