Jumat, 5 Juni 2026

Operasi Keselamatan Nala 2026

310 Pengendara Terekam ETLE Selama Operasi Keselamatan Nala 2026 di Kepahiang

Operasi Keselamatan Nala 2026 yang digelar jajaran Satlantas Polres Kepahiang resmi berakhir pada 15 Februari 2026 lalu.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/Bima Kurniawan
OPS NALA - Kasat Lantas Polres Kepahiang Iptu Alex Candra Winata saat diwawancarai pada Kamis (19/2/2026). Operasi Keselamatan Nala 2026 yang digelar jajaran Satlantas Polres Kepahiang resmi berakhir pada 15 Februari 2026 lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat sebanyak 310 pelanggaran. 
  • Ada 26 unit kendaraan yang ditilang secara manual, dengan fokus penindakan pada penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar. 
  • Dari sisi kecelakaan lalu lintas, selama Operasi Keselamatan Nala 2026 tercatat tiga kasus laka lantas dengan total lima korban.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan 

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Operasi Keselamatan Nala 2026 yang digelar jajaran Satlantas Polres Kepahiang resmi berakhir pada 15 Februari 2026 lalu. 

Selama pelaksanaan operasi, situasi di wilayah hukum Polres Kepahiang terpantau aman dan kondusif. 

Kasat Lantas Polres Kepahiang Iptu Alex Candra Winata mengungkapkan, secara umum pelaksanaan Operasi Keselamatan Nala tahun ini berjalan lancar dengan sejumlah capaian dalam penegakan hukum lalu lintas. 

"Alhamdulillah untuk hasil Operasi Keselamatan Nala 2026 telah berakhir pada 15 Februari kemarin dengan situasi aman dan kondusif," ujar Alex kepada TribunBengkulu.com, Kamis (19/2/2026).

Dalam operasi tersebut, pihaknya melakukan penegakan hukum melalui ETLE, tilang manual hingga teguran langsung kepada pelanggar. 

Ia merinci, penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat sebanyak 310 pelanggaran. 

Jumlah tersebut mengalami kenaikan 32 persen dibandingkan Operasi Keselamatan Nala tahun sebelumnya. 

"Penegakan berupa ETLE sebanyak 310 pelanggaran, dan kita ada kenaikan 32 persen dari Operasi Keselamatan Nala sebelumnya," ungkap Alex. 

Sementara itu, untuk tilang manual justru mengalami penurunan sebesar 11 persen.

Tercatat ada 26 unit kendaraan yang ditilang secara manual, dengan fokus penindakan pada penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar. 

Baca juga: Pria 50 Tahun di Kepahiang Dilarikan ke RS Usai Menenggak Racun Rumput

"Kemudian untuk tilang manual kita mengalami turun 11 persen, ada 26 unit kendaraan yang kita tilang manual difokuskan kepada knalpot brong dan balap liar," beber Alex. 

Tak hanya itu, jajaran Satlantas juga memberikan 432 teguran kepada pelanggar lalu lintas.  

Mayoritas pelanggaran dilakukan pengendara yang tidak mematuhi aturan, termasuk pelajar yang kedapatan berkendara di bawah umur.

Angka teguran ini meningkat 33 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved