Jumat, 24 April 2026

Menteri Kabinet Prabowo ke Bengkulu

Menag Nasaruddin Umar Kukuhkan Pengurus BP4 Bengkulu, Tekankan Peran Strategis Keluarga

Menag Kukuhkan Pengurus BP4 Bengkulu, Tekankan Peran Strategis Keluarga

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
MENAG RI-Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi mengukuhkan pengurus Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2030, Jumat (24/4/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pengurus Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2030, Jumat (24/4/2026) dikukuhkan Menag Nasaruddin Umar
  • Nasaruddin Umar menegaskan bahwa BP4 memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
  • Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis, sehingga keberadaan BP4 menjadi sangat penting.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, secara resmi mengukuhkan pengurus Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2030, Jumat (24/4/2026). 

Pengukuhan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. 

Dari pantauan di lokasi, kegiatan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, hingga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag se-Provinsi Bengkulu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Saefudin, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, pimpinan perguruan tinggi seperti Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan IAIN Curup, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

BP4 Punya Peran Strategis

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa BP4 memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis, sehingga keberadaan BP4 menjadi sangat penting.

Baca juga: Napak Tilas di Masjid Jamik Bengkulu, Menag Ajak Jemaah Muhasabah Iman

“Penguatan fungsi edukasi, mediasi, dan advokasi yang dijalankan BP4 dalam membina pasangan suami istri agar mampu membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujar Menag.

Tantangan kehidupan modern menuntut adanya pendekatan yang lebih komprehensif dalam pembinaan keluarga, termasuk dalam menghadapi konflik rumah tangga.

Menag juga mendorong agar BP4 tidak bekerja sendiri, melainkan membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat.

“Pendekatan yang terintegrasi akan memberikan dampak yang lebih signifikan dalam menekan konflik rumah tangga dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan keluarga,” paparnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan program pembinaan keluarga yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Kemenag Bengkulu Siap Dukung

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Saefudin, menyampaikan komitmennya untuk mendukung program kerja BP4 ke depan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved