Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu

Pemuda Sawah Lebar Bengkulu Ditangkap Polisi Gegara Cemburu dan Tujah Teman Pacarnya

Cemburu karena korban diduga mendekati pacarnya, pemuda asal Sawah Lebar Bengkulu nekat menusuk korban hingga luka parah, pelaku kini ditahan polisi.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
ANIRAT-Seorang pemuda asal Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, nekat melakukan penusukan terhadap seorang pria yang diduga mendekati pacarnya. Diringkus Polresta Bengkulu, Selasa (20/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Pemuda asal Sawah Lebar Bengkulu ditangkap usai menusuk pria yang diduga mendekati pacarnya.
  2. Peristiwa terjadi di Jalan KZ Abidin, Kota Bengkulu, pada dini hari.
  3. Korban mengalami luka tusuk serius dan dirawat intensif di rumah sakit.
  4. Polisi menyebut motif penusukan dilatarbelakangi rasa cemburu.
  5. Pelaku dijerat pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Seorang pemuda asal Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, nekat melakukan penusukan terhadap seorang pria yang diduga mendekati pacarnya.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap Tim Resmob Macan Gading Satreskrim Polresta Bengkulu setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi penganiayaan berat tersebut.

Peristiwa Penusukan di Jalan KZ Abidin

Peristiwa penganiayaan berat ini terjadi di Jalan KZ Abidin, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada 17 November 2025, sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban diketahui bernama Joko Saputra (25), warga Kelurahan Kebun Geran, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

Sementara terduga pelaku adalah Jonatan Hidayat (19), warga Jalan Mangga Besar, Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut serta luka di telapak tangan kanan akibat menangkis serangan pisau pelaku.

Kondisi tersebut membuat korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Penjelasan Polisi soal Kronologi Kejadian

PS Kanit Pidum Satreskrim Polresta Bengkulu, Iptu Revi Harisona, membenarkan kejadian penganiayaan berat tersebut.

“Kejadian berawal saat orang tua pelapor mendatangi pelapor dan menyampaikan bahwa saudara kandungnya dalam kondisi luka berdarah. Pelapor kemudian langsung mendatangi lokasi dan mendapati korban memang sudah terluka parah,” kata Revi, Rabu (19/1/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, korban saat itu datang ke tempat kejadian perkara dengan tujuan mengambil barang miliknya.

Namun, tanpa diduga, terduga pelaku tiba-tiba datang menghampiri korban.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved