Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu

Ditinggal Mudik Lebaran, Rumah Pedagang Kelapa Muda di Bengkulu Dibobol Maling

Mudik Lebaran Berujung Petaka, Rumah Pedagang Kelapa Muda di Bengkulu Dibobol Maling

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
PENCURIAN-Suasana Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi duka bagi Herman Hakim (44), seorang pedagang kelapa muda di Kota Bengkulu. Peristiwa pencurian rumah saat mudik ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Nasib nahas dialami pedagang kelapa muda di Bengkulu saat mudik Lebaran.

Sepulang dari kampung halaman, ia mendapati rumahnya telah dibobol maling dan sejumlah barang berharga raib.

Kejadian itu dialami Herman Hakim (44), seorang pedagang kelapa muda di Kota Bengkulu. 

Rumah miliknya di Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, dibobol maling saat ditinggal mudik bersama keluarga. 

Sejumlah barang berharga dan uang tunai raib, menyebabkan korban mengalami kerugian jutaan rupiah.

Peristiwa pencurian rumah saat mudik ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri. 

Baca juga: Pengakuan Begal Sadis di Jalur Curup–Lubuklinggau, Tikam Korban 8 Kali-Uang Kejahatan untuk Pacaran

Saat kembali dari kampung halaman di Kabupaten Kepahiang, Herman mendapati pintu rumahnya sudah dalam kondisi terbuka dan gembok dirusak.

“Saya kaget sekali begitu sampai di rumah. Pintu sudah terbuka, gemboknya rusak. Begitu masuk, kondisi rumah sudah berantakan,” ujar Herman saat ditemui di rumahnya, Rabu (25/3/2026).

Rumah Kosong Saat Mudik Jadi Sasaran

Berdasarkan keterangan korban, ia bersama keluarga meninggalkan rumah pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB untuk mudik Lebaran.

Saat berangkat, kondisi rumah dipastikan sudah terkunci rapat dan digembok.

Namun, kesempatan tersebut diduga dimanfaatkan pelaku pencurian rumah saat mudik untuk beraksi. Rumah yang kosong selama lebih dari satu hari menjadi sasaran empuk bagi pelaku.

Menurut Herman, tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum ia berangkat.

Lingkungan sekitar juga terbilang cukup ramai karena berada di kawasan permukiman padat penduduk.

“Sebelum berangkat semuanya aman. Kami kunci pintu seperti biasa. Tidak menyangka akan terjadi pencurian rumah saat mudik seperti ini,” katanya.

Isi Rumah Diacak, Uang dan Peralatan Hilang

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved