Selasa, 28 April 2026

Berita Bengkulu

Objek Bercahaya Hebohkan Langit Bengkulu, BPBD Langsung Buka Suara

Objek bercahaya melintas Sabtu (4/4/2026) malam di Bengkulu, BPBD pastikan belum ada laporan kerusakan.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Dok Rekaman Warga
OBJEK BERCAHAYA - Objek bercahaya melintas di langit Bengkulu pada Sabtu (4/4/2026) malam, diduga merupakan sampah antariksa sisa peluncuran roket yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi. 

Ringkasan Berita:
  1. Objek bercahaya muncul di langit Bengkulu Sabtu (4/4/2026) malam.
  2. Video dan foto fenomena tersebut viral di media sosial.
  3. Warga menduga benda tersebut meteor, komet, roket, hingga rudal.
  4. BPBD memastikan belum ada laporan kerusakan akibat fenomena tersebut.
  5. Astronom menyebut objek tersebut sampah antariksa yang terbakar di atmosfer.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Warga Bengkulu dan sekitarnya dihebohkan dengan kemunculan objek bercahaya yang melintas di langit pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Fenomena tersebut sontak menggegerkan warga dan juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian itu langsung merekam momen tersebut menggunakan ponsel.

Dalam waktu singkat, video dan foto penampakan benda bercahaya itu viral di berbagai platform media sosial.

Beragam spekulasi pun bermunculan.

Sebagian warga mengira benda tersebut merupakan meteor atau komet.

Namun, ada juga yang merasa khawatir karena menduga benda bercahaya itu menyerupai roket bahkan rudal.

BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Plt Kalaksa BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, ST, M.Si, memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat fenomena tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan,” ujar Khristian kepada TribunBengkulu.com.

Meski demikian, pihak BPBD tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Penjelasan Astronom

Sementara itu, pakar astronomi dari Pusat Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera (Itera) menjelaskan bahwa fenomena tersebut bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved