Jumat, 17 April 2026

Banjir Bandang di Lebong

Pasca Banjir Bandang, BPBD Ingatkan Warga Lebong Waspada Bencana Susulan

BPBD Lebong imbau warga waspada bencana susulan pasca banjir bandang dan longsor akibat cuaca ekstrem.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
BANJIR - Foto suasana dilokasi banjir yang terjadi di Kabupaten Lebong pada Minggu (5/4/2026). BPBD Lebong imbau warga waspada bencana susulan pasca banjir bandang dan longsor akibat cuaca ekstrem. 

Di Kelurahan Pasar Muara Aman, tercatat 138 KK rumah mengalami kerusakan ringan akibat banjir, sementara di Kampung Muara Aman sebanyak 137 KK juga terdampak dengan kategori serupa.

Di Desa Nangai Amen, jumlah dampak lebih besar dengan 273 KK rumah rusak ringan dan 13 KK mengalami kerusakan berat.

Selain itu, Desa Kota Agung mencatat 374 KK rumah rusak ringan, sementara Desa Tangua terdapat 270 KK rumah terdampak dan 1 KK mengalami kerusakan berat.

Wilayah lain seperti Desa Tunggang, Desa Sungai Gerong, Desa Karang Anyar, hingga sejumlah desa di Kecamatan Lebong Tengah juga mengalami dampak serupa dengan kategori kerusakan ringan hingga berat.

BANJIR LEBONG - Kolase foto banjir bandang dan pemukiman warga di Lebong, Minggu (5/4/2026). Banjir bandang melanda permukiman warga di Kabupaten Lebong, Minggu (5/4/2026) sore, setelah hujan deras sejak pukul 15.00 WIB, merendam rumah dan jalan.
BANJIR LEBONG - Kolase foto banjir bandang dan pemukiman warga di Lebong, Minggu (5/4/2026). Banjir bandang melanda permukiman warga di Kabupaten Lebong, Minggu (5/4/2026) sore, setelah hujan deras sejak pukul 15.00 WIB, merendam rumah dan jalan. (TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi)

Infrastruktur dan Fasilitas Umum Rusak

Selain permukiman warga, kerusakan juga terjadi pada berbagai infrastruktur umum.

Di Desa Tunggang, jembatan gantung dilaporkan putus, jalan usaha tani longsor, serta beberapa ruas jalan mengalami kerusakan.

Kerusakan juga terjadi pada jaringan irigasi di sejumlah desa seperti Desa Embong, Desa Kota Baru, dan Desa Tangua, serta kerusakan pada bronjong penahan tebing dan perpipaan air bersih masyarakat.

Di sektor pertanian, sawah warga turut terdampak, termasuk di Desa Kota Agung yang mencatat sekitar 10 hektare lahan pertanian terdampak.

Sekolah Ikut Terdampak Banjir

Dampak banjir dan longsor juga dirasakan di sektor pendidikan.

Data menunjukkan sejumlah sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas yang terendam air, keramik lantai pecah, hingga kerusakan pada peralatan belajar mengajar.

Beberapa sekolah yang terdampak antara lain SDN 76 Lebong, SMPN 03 Lebong, SMP Muhammadiyah 05 Muara Aman, SMPN 09 Lebong, serta SMPN 01 Lebong dengan kerusakan buku mencapai sekitar 8.000 eksemplar dan ratusan unit meja kursi.

Selain itu, kerusakan juga mencakup perangkat elektronik seperti komputer, laptop, printer, hingga perlengkapan laboratorium dan perpustakaan.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved