Minggu, 3 Mei 2026

Kasus Penganiayaan di Lebong

Kronologi Pembacokan Siswi SD di Lebong, Diserang Tetangga Diduga ODGJ

Kronologi Pembacokan Siswi SD di Lebong, Diserang Tetangga Diduga ODGJ.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
PEMBACOKAN - Lokasi pembacokan siswi SD di Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Lebong Utara pada Minggu (3/5/2026). Siswi SD alami luka serius usai dibacok tetangganya yang diduga ODGJ. 

Ringkasan Berita:
  • Siswi SD Naura (9) di Lebong menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri pada Minggu (3/5/2026).
  • Pelaku diketahui bernama Sofyan (34) yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.
  • Korban diserang saat berada di rumah seorang diri dan mengalami luka di leher serta wajah.
  • Korban sempat melarikan diri dan kini dirawat intensif di RSUD Lebong.
  • Pelaku sudah diamankan polisi, sementara motif dan kondisi kejiwaan masih diselidiki.

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Naura (9), siswi kelas 3 SD warga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri pada Minggu (3/5/2026).

Pelaku diketahui bernama Sofyan (34), yang diketahui mengidap gangguan kejiwaan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan telah dilarikan ke rumah sakit. 

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Lebong, Aipda Syaiful Anwar, sebelumnya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Korban sudah dilarikan ke RSUD Lebong dan mendapatkan perawatan, untuk pelaku sudah diamankan,"jelas Syaiful kepada wartawan TribunBengkulu.com

Korban Diserang Saat Sendirian di Rumah

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan TribunBengkulu.com, peristiwa bermula saat korban berada di teras rumahnya.

Dalam kondisi tersebut, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah, sehingga korban berada seorang diri.

Tidak lama kemudian, pelaku datang dan menghampiri korban di rumahnya.

Pelaku Sempat Bertanya, Lalu Menyerang

Setibanya di lokasi, pelaku sempat menanyakan keberadaan ayah korban.

Pelaku bertanya, “Di mana ayahmu?” yang kemudian dijawab korban bahwa ayahnya sedang pergi memancing.

Setelah percakapan singkat tersebut, pelaku bergerak ke arah belakang korban. Pelaku kemudian memegang kepala korban dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis celurit atau sabit.

Serangan tersebut diarahkan ke bagian leher dan pipi sebelah kanan korban.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved