Jumat, 17 April 2026

Berita Mukomuko

Makna Hari Kesaktian Pancasila Bagi Bupati Mukomuko Bengkulu Choirul Huda: Proses Perenungan

Bupati Mukomuko Choirul Huda maknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen perenungan dan penguatan nilai luhur bangsa.

|
Panji Destama/TribunBengkulu.com
HARI KESAKTIAN PANCASILA - Bupati Mukomuko, Choirul Huda sebagai Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Halaman Kantor Bupati Mukomuko, Bandar Ratu, Kota Mukomuko, Bengkulu, Rabu (1/10/2025). Bupati Mukomuko Choirul Huda ungkap Makna Hari Kesaktian Pancasila sebagai proses perenungan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (1/10/2025).

Upacara digelar di halaman Kantor Bupati Mukomuko dan dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mukomuko.

Dalam upacara tersebut, Bupati Mukomuko Choirul Huda bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Dalam kesempatan itu, Choirul Huda memaknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk perenungan dan penguatan kembali nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila.

“Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai proses perenungan dan penguatan kembali nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila,” ungkap Huda usai melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Mukomuko, Rabu (1/10/2025) pukul 09.00 WIB.

Huda menjelaskan, nilai-nilai luhur tersebut merupakan harapan, cita-cita, dan semangat untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menghadapi berbagai tantangan berdasarkan falsafah yang ada, melalui momentum Kesaktian Pancasila ini, Huda mengajak generasi penerus bangsa untuk menanamkan dan mengingat kembali pentingnya memegang nilai-nilai luhur agar mampu menghadapi berbagai situasi.

“Dengan Kesaktian Pancasila ini sebagai renungan kita untuk mengingat kembali, bagi generasi penerus bangsa untuk selalu memegang nilai luhur, agar dapat menghadapi situasi yang ada,” tutur Huda.

Huda juga menyampaikan bahwa Pancasila merupakan sumber harapan dan semangat bagi seluruh bangsa Indonesia dalam menyelesaikan berbagai konflik kebangsaan dan kemasyarakatan.

Melalui Pancasila, dapat diketahui tujuan berbangsa dan bermasyarakat yang menjadi dasar dalam proses perenungan di Hari Kesaktian Pancasila.

“Pancasila merupakan tujuan berbangsa dan bermasyarakat hal ini merupakan proses perunungan di hari Kesaktian Pancasila,” tutup Huda.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

Peringatan ini berkaitan dengan peristiwa kelam dalam sejarah bangsa Indonesia yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved