Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Viral

Blak-blakan Jokowi Akui Arahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode

Menurut Jokowi, dukungan relawan tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepemimpinan.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar KompasTV
JOKOWI - Mantan presiden RI Joko Widodo atau Jokowi saat diwawancarai soal arahkan relawan dukungan Prabowo-Gibran 2 periode.Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Jumat (19/9/2025), menjawab pertanyaan salah seorang relawan terkait sikap politik Bara JP. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi secara terbuka mengakui bahwa ia telah memberikan arahan kepada para relawannya, khususnya dari kelompok Bara JP, untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama dua periode

Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Jumat (19/9/2025), menjawab pertanyaan salah seorang relawan terkait sikap politik Bara JP.

Pengakuan ini mempertegas pernyataan Ketua Umum Bara JP Willem Frans Ansanay, yang sebelumnya menyebut bahwa relawan yang sejak lama mengusung nama Jokowi itu akan mengalihkan dukungan penuh kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.

Willem menegaskan dukungan tersebut sejalan dengan arahan langsung Jokowi.

“Memang betul, saya sudah memberi arahan. Relawan harus tetap mendukung pemerintah, mendukung Prabowo-Gibran, bahkan kalau bisa untuk dua periode,” ujar Jokowi.

Bara JP dikenal sebagai salah satu simpul relawan yang konsisten mendukung Jokowi sejak masa pencalonan presiden pada 2014.

Dukungan itu berlanjut hingga Pilpres 2019, saat Jokowi kembali terpilih untuk periode kedua.

Kini, di tengah peralihan kepemimpinan ke Prabowo-Gibran, Jokowi menegaskan pentingnya kesinambungan dukungan politik dari para relawan.

Menurut Jokowi, dukungan relawan tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepemimpinan.

Baca juga: Belum Kapok, Dr Tifa Bongkar Siasat Licik Jokowi agar Gibran Bisa Jadi Wapres, Surat Jadi Bukti Kuat

Ia menekankan bahwa keberlangsungan program pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan basis masyarakat sipil yang pernah bekerja bersamanya.

“Relawan harus tetap menjaga semangat, jangan berhenti. Tetap mendukung, supaya program berjalan lancar,” katanya.

Pernyataan Jokowi ini menandai babak baru dalam dinamika politik relawan, yang selama ini kerap dipandang sebagai kekuatan non-partai dengan pengaruh signifikan.

Dukungan Bara JP kepada Prabowo-Gibran juga menegaskan konsolidasi politik di lingkaran kekuasaan, terutama setelah beberapa organisasi relawan lain menyatakan sikap serupa.

Respon Pengamat

Menanggapi pernyataaan Jokowi tersebut, Ahli Strategi Politik yang juga Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menilai pernyataan Jokowi menyedihkan, sebagai seorang eks Presiden.

Yunarto Wijaya yang akrab disapa Toto menjelaskan dengan ditangkapnya dua pentolan relawan yakni Immanuel Ebenezer oleh KPK dan dicopotnya Budi Arie dari Menteri Koperasi, diharapkan Jokowi menyerukan hal yang jauh lebih positif ke relawannya.

"Tadinya saya berharap, Jokowi memerintahkan kepada relawannya untuk menjaga integritas, untuk bekerja dengan baik, untuk bisa menyokong secara kapabilitas, bagaimana pemerintahan Prabowo Gibran bisa berlangsung dengan baik," kata Toto dalam tayangan Kompas TV, Jumat (19/9/2025).

"Bukan bicara tentang kekuasaan," tambah Toto.

Karenanya Toto mengaku kaget Jokowi memberi arahan ke para relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran selama 2 periode.

"Terus terang saya agak kaget. Apalagi kemudian kalau kita dengarkan kalimatnya, itu bisa bermakna ganda. Yang disebutkan oleh Jokowi bukan mendukung pemerintahan Prabowo, tapi pemerintahan Prabowo Gibran dua periode," katanya.

Karenanya kata Yunarto tidak salah kalau ada orang yang menangkap, bahwa Jokowi selain berbicara mengenai dukungan terhadap Prabowo, tapi juga sedang mendukung anaknya dan ingin kemudian mempertahankan kekuasaan anaknya.

"Buat saya menyedihkan, seorang mantan presiden yang seharusnya sudah menjadi seorang states negarawan yang bicaranya kalau kita lihat seperti Pak SBY itu diundang ke luar negeri berbicara mengenai climate change sampai berbicara mengena disrupsi," kata Toto.

Atau juga katanya seperti yang terjadi pada Megawati, misalnya diundang ke Vatikan berbicara tentang keberagaman. 

"Ini yang menurut saya sangat disayangkan. Dari seorang mantan presiden dua periode yang kita harapkan ada pada tahapan seorang negarawan, tapi kemudian masuk kepada wilayah perbincangan mengenai elektoral, transaksi kekuasaan," kata Toto.

Menurut Toto yang paling penting untuk teman-teman relawan, agar memulai sebuah budaya untuk kemudian memberikan kontribusi, sesuai dengan apa yang bisa dipikirkan bersama.

"Melalui riset kah, melalui advokasi kah, dan lainnya. Jangan terus-menerus menempatkan diri menjadi domba-domba yang mau diperintah apapun oleh junjungannya, kemudian akan dilakukan adu domba," kata dia.

Karena, menurut Toto, dalam demokrasi, yang semakin atau seharusnya terdidik, tugas relawan mengisi kekosongan fungsi partai politik yang tidak dijalankan.

Wakil Ketua Umum Relawan Bara Jokowi Presiden atau Bara JP David mengatakan diksi-diksi yang dibangun Toto terlalu negatif.

"Seperti tadi misalnya pengabdi pada junjungannya, dan apa segala macam," katanya.

Ia menjelaskan hampir semua kelompok relawan Jokowi, memang menempatkan Jokowi sebagai pembina utama relawan.

"Ketika beliau sebelum menjadi presiden, beliau tetap punya kedudukan di relawan sebagai pembina utama termasuk kami di Bara JP," katanya.

Jokowi sebagai pembina utama ini, kata dia tentu ada percakapan-percakapan, diskursus-diskursus yang terbangun dengan lembaga dan relawan.

"Nah, yang dikutip media kan yang termasuk apa yang disampaikan Mas Toto tadi. Ini soal kemungkinan, kontestasi politik atau Pilpres 2029. Dan enggak ada yang salah atas apa yang disampaikan Pak Jokowi," ujarnya.

Mengenai diinstruksikan mendukung pemerintahan Prabowo Gibran, hal itu katanya karena Jokowi sangat sadar bahwa pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden itu satu paket utuh.

Sebelumnya Jokowi mengakui secara terbuka bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada para relawannya untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu," kata Jokowi.

Saat ditanya apakah instruksi tersebut merupakan keinginan pribadinya, Jokowi tidak menjawab secara gamblang.

Namun, Jokowi kembali menegaskan arahan tersebut.

"Ya memang sejak awal saya menyatakan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto dua periode. Itu saya sampaikan ke relawan," kata Jokowi.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved