Kamis, 28 Mei 2026

Kalender 2025

Kalender 2025: 2 Peringatan Penting Tanggal 15 Desember 2025, Siap-siap Long Weekend!

Tanggal 15 Desember, yang jatuh pada hari Senin dan menandai awal kegiatan rutin setelah libur akhir pekan, menyimpan cerita istimewa.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
TribunBengkulu.com
KALENDER 2025 - Ilustrasi kalender tanggal 15 Desember dan rangkaian long weekend akhir tahun 2025. Tanggal 15 Desember, yang jatuh pada hari Senin dan menandai awal kegiatan rutin setelah libur akhir pekan, menyimpan dua peringatan penting. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNBENGKULU.COM - Tanggal 15 Desember, yang jatuh pada hari Senin dan menandai awal kegiatan rutin setelah libur akhir pekan, ternyata menyimpan cerita istimewa.

Di satu sisi, bangsa Indonesia mengenang Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat, merenungi semangat perjuangan dan pengabdian para prajurit.

Di sisi lain, dunia menyoroti Hari Teh Internasional, merayakan kehangatan dan budaya yang lahir dari secangkir teh.

Dua peringatan ini mengusung makna berbeda, mulai dari refleksi perjuangan prajurit TNI AD hingga apresiasi terhadap komoditas teh yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. 

Berikut ulasan mengenai sejarah dua peringatan penting pada tanggal 15 Desember, sekaligus informasi terkait jadwal libur dan potensi long weekend yang semakin dekat.

1.Hari Juang Kartika TNI AD

Di Indonesia, tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat (TNI AD).

Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang sejarah perjuangan TNI AD sekaligus meneguhkan nilai pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejarah Hari Juang Kartika TNI AD tidak terlepas dari Palagan Ambarawa yang terjadi pada tahun 1945.

Dalam peristiwa bersejarah tersebut, pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) bersama rakyat Indonesia berhasil mengalahkan tentara Sekutu dan NICA di wilayah Ambarawa, Jawa Tengah.

Kemenangan yang diraih pada 15 Desember 1945 ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Juang Kartika.

Pertempuran Ambarawa dipimpin langsung oleh Kolonel Soedirman, yang kelak menjadi Panglima Besar TNI.

Strategi perang “supit urang” yang diterapkan berhasil mengepung musuh dan menjadi bukti kuatnya sinergi antara tentara dan rakyat.

Peristiwa ini menegaskan jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional.

Makna Hari Juang Kartika TNI AD tidak hanya sebatas mengenang sejarah kemenangan perang, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved