Selasa, 28 April 2026

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi

Daftar Nama Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, 7 Orang Tewas dan 82 Orang Luka-Luka 

jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut bertambah menjadi tujuh orang, sementara 82 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com
KECELAKAAN KA - Foto evakuasi korban kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Senin (27/4/2026). Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut bertambah menjadi tujuh orang, sementara 82 penumpang lainnya mengalami luka-luka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berupaya mengevakuasi korban kecelakaan Kereta Api di Bekasi. 

Operasi difokuskan pada penyelamatan penumpang yang terjepit di antara badan gerbong yang mengalami kerusakan parah.

Masih terdapat tiga orang yang terperangkap di dalam himpitan rangka baja KRL, upaya evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus.

Mengutip Kompas.com, Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut bertambah menjadi tujuh orang, sementara 82 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

KAI menyampaikan bahwa seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis di lapangan.

Sementara itu, penanganan difokuskan pada penumpang KRL yang terdampak dalam insiden tersebut.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi masih terus berlangsung.

“Kami terus memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” katanya dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com, Selasa (28/4/2026).

Untuk mendukung keluarga korban, KAI menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini dibuka untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang yang terdampak.

KAI juga memastikan proses pendampingan kepada korban dan keluarga terus dilakukan bersama pihak terkait.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban, sementara penyelidikan penyebab kejadian akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban. Untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT,” ujarnya.

Adapun lokasi korban terjepit hanya terjadi di gerbong khusus wanita.

Kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved