Kamis, 30 April 2026

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi

Sosok Dirut PT KAI Duduk Termenung Usai KA Argo Bromo dan KRL Bekasi Tabrakan, Tewaskan 16 Orang

Tragedi KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, meninggalkan duka yang mendalam. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com/Instagram @Ahmad Amien
KECELAKAAN KERETA API - Foto Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin tak kuasa menahan pilu melihat tragedi KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. 

Ringkasan Berita:
  • KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur (27/4) malam, menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.
  • Dirut PT KAI Bobby Rasyidin meninjau lokasi kejadian dengan raut prihatin.
  • Muncul video viral soal dugaan gangguan sinyal, namun penyebab masih menunggu hasil KNKT.
  • KAI mendukung penuh investigasi dan memastikan layanan KRL kembali normal dengan prioritas keselamatan.
  • Bobby Rasyidin menjabat Dirut PT KAI sejak 2025 dan dikenal memiliki latar belakang BUMN.

TRIBUNBENGKULU.COM - Tragedi KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, meninggalkan duka yang mendalam. 

Korban tewas kecelakaan kereta api tersebut mencapai 16 orang dan puluhan orang terluka.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin turut meninjau langsung lokasi kejadian. 

Dalam momen yang terekam, ia tampak duduk termenung di sekitar bangkai rangkaian kereta yang ringsek, memperhatikan kondisi pascakecelakaan dengan raut wajah serius dan penuh keprihatinan.

Di tengah proses investigasi yang masih berjalan, muncul berbagai spekulasi soal penyebab kecelakaan, termasuk video viral yang menyebut adanya dugaan gangguan sinyal.

Seorang pria berseragam KAI mengatakan ada dugaan sinyal eror sehingga KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL

Merespons hal tersebut, Bobby Rasyidin mengungkapkan pihaknya mendukung investigasi dari KNKT mengenai penyebab pasti tabrakan.

"Ya tentunya seperti yang saya sampaikan sebelumnya adalah kita mendukung penuh investigasi yang sedang dan akan dilakukan oleh KNKT. Dan tentunya kita juga akan mematuhi dan akan mengikuti semua rekomendasi yang akan dilakukan oleh KNKT. Untuk sementara itu yang bisa saya jawab," jelas Bobby saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby menegaskan bahwa layanan KRL di Stasiun Bekasi Timur mulai dibuka pada Rabu (29/4) siang. 

Semua akan dipastikan beroperasi seperti sebelumnya.

"Insyaallah siang kita akan membuka layanan KRL kita, Cikarang Line yang akan beroperasi dan berfrekuensi sama dengan sebelumnya," ujarnya.

Bobby menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas KAI. 

Pihaknya tidak ingin menurunkan tingkat keselamatan.

"Kami perlu menegaskan juga, keselamatan adalah prioritas kami. Kami tidak ada toleransi sama sekali untuk melanggar atau tingkat keselamatan," katanya.

Pasca kecelakaan, kini sejumlah pejabat PT Kereta Api Indonesia (KAI) ikut jadi sorotan setelah mencuatnya tragedi tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026).

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved