Selasa, 2 Juni 2026

Listrik Padam di Sumatra

Penyebab Blackout di Sumatra 22 Mei 2026, Lumpuhkan Listrik dan Internet

Blackout terjadi karena sistem Sumatera Bagian Selatan dan Sumatera Bagian Tengah (SBS-SBT) terpisah hingga Sumatera Bagian Utara (SBU) padam total.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/AI Copilot
LISTRIK PADAM - Ilustrasi sejumlah wilayah di Sumatra Blackout. Blackout atau pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra, pada Jumat 22 Mei 2026 malam. 

Ringkasan Berita:
  • Blackout terjadi karena sistem Sumatera Bagian Selatan dan Sumatera Bagian Tengah (SBS-SBT) terpisah hingga Sumatera Bagian Utara (SBU) padam total.
  • Gangguan terjadi akibat terpisahnya sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT).
  • Pemeliharaan jaringan dan kelistrikan besar-besaran yang berdampak pada gangguan layanan komunikasi dan internet.

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Blackout atau pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada Jumat, 22 Mei 2026, hingga menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat. 

Tak hanya pasokan listrik yang padam, gangguan juga berdampak pada layanan internet dan komunikasi di beberapa daerah akibat terhentinya aliran daya listrik.

Berdasarkan informasi, pemadaman listrik disebabkan oleh gangguan transmisi.

Info sementara, blackout terjadi karena sistem Sumatera Bagian Selatan dan Sumatera Bagian Tengah (SBS-SBT) terpisah hingga Sumatera Bagian Utara (SBU) padam total.

Sejauh ini beban padam masih didata. Namun, salah satu penyebabnya disebutkan konduktor SUTET di Rumai Muaro Bungo 275 KV terputus

Penyebab Blackout

Melansir artikel Kompas.com, penyebab Blackout listrik berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi.

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan gangguan terjadi akibat terpisahnya sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT).

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” kata Arjun dalam keterangan singkat, Jumat malam.

Menurut Arjun, gangguan terjadi sekitar pukul 18.44 WIB ketika sistem SBU dan SBT terpisah sehingga menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total.

“Terputus di Rumai–Muaro Bungo 275 kV,” ujarnya.

Wilayah Dampak

Gangguan ini menyebabkan sebagian besar wilayah di Pulau Sumatera mengalami padam total atau blackout.

Berdasarkan informasi awal, gangguan terjadi pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatera Bagian Tengah sekitar pukul 18.44 WIB.

LISTRIK PADAM - Pemadaman tersebut merupakan gangguan tidak terencana akibat adanya gangguan pada sistem transmisi listrik.

PLN juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait gangguan pelayanan tersebut dan meminta pelanggan bersabar hingga proses penanganan selesai dilakukan.

Belum diketahui secara pasti penyebab detail gangguan transmisi tersebut maupun estimasi waktu listrik kembali normal.
LISTRIK PADAM - Pemadaman tersebut merupakan gangguan tidak terencana akibat adanya gangguan pada sistem transmisi listrik. PLN juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait gangguan pelayanan tersebut dan meminta pelanggan bersabar hingga proses penanganan selesai dilakukan. Belum diketahui secara pasti penyebab detail gangguan transmisi tersebut maupun estimasi waktu listrik kembali normal. (TribunBengkulu.com/HO Tangkapan Layar)

Pada saat itu, sistem tenaga listrik dilaporkan mengalami pemisahan (system separation) yang menyebabkan wilayah Sumbagut kehilangan pasokan daya secara luas.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah wilayah terdampak meliputi:

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved