Jumat, 5 Juni 2026

Kasus Pembunuhan

Motif Briptu Rizka Habisi Nyawa Brigadir Esco, karena Cemburu dan Sakit Hati?

Motif di balik pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely yang diduga dilakukan oleh istrinya sendiri, Briptu Rizka Sintiani, masih misteri.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Kolase Tribunnews.com/Tangkapan layar dari YouTube Kompas TV
POLISI DIBUNUH ISTRI - Briptu Rizka Sintiyani menjadi tersangka atas pembunuhan terhadap suaminya yakni Brigadir Esco Faska Relly. Motif di balik pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely yang diduga dilakukan oleh istrinya sendiri, Briptu Rizka Sintiani, masih misteri. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Motif di balik pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely yang diduga dilakukan oleh istrinya sendiri, Briptu Rizka Sintiani, masih belum terungkap secara jelas hingga saat ini.

Brigadir Esco, yang merupakan anggota Intel Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, ditemukan meninggal dunia di sebuah bukit yang berada di belakang permukiman warga Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Kasus ini mulai menemukan titik terang setelah Polda NTB menetapkan Briptu Rizka, istri korban, sebagai tersangka pembunuhan.

Penetapan tersebut menjadi babak baru dalam penyelidikan yang sebelumnya sempat menimbulkan banyak pertanyaan publik.

Kendati demikian, hingga kini pihak kepolisian belum mengungkap secara resmi motif di balik aksi tersebut.

Berbagai dugaan pun bermunculan di masyarakat, termasuk isu perselingkuhan yang diduga menjadi pemicu tragedi tersebut.

Baca juga: Siapa Sosok S? Diburu Polisi karena Beri Info Rekening Dormant ke Dalang Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Reza Indragiri: Duga karena Cemburu dan Sakit Hati

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri memberikan komentarnya terkait kasus pembunuhan Brigadir Esco.

Ia menduga, motif utama dalam kasus ini dilatarbelakangi aspek emosional.

Semua tidak lepas dari relasi antara tersangka dan korban, yakni pasangan suami istri.

"Memang spekulasi yang lebih patut dikedepankan adalah kemungkinan motif emosional."

"Berarti ada sangkut pautnya perbuatan pidana itu dengan suasana hati tertentu. Entah suasana hati yang sifatnya amarah, cemburu, dendam, sakit hati atau apapun sifatnya," katanya, dikutip dari kanal YouTube KompasTV, Selasa (23/9/2025).

Meski demikian, Reza menilai motif instrumental tidak boleh dikesampingkan dalam kasus ini.

Sehingga ia meminta polisi terus melakukan investigasi sehingga bisa mengungkap motif sebenarnya pembunuhan Brigadir Esco.

Briptu Rizka Tersangka Tunggal?

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved