Selasa, 21 April 2026

Kasus Pembunuhan

Awal Mula Pertemuan Dina Oktaviani dan Heryanto yang Berujung Maut Terkuak

Menurut pengakuan pelaku, Dina datang untuk curhat soal percintaan dan meminta bantuan agar bisa melupakan mantan pacarnya.

Editor: Hendrik Budiman
(cikwan suwandi/tribunjabar)
PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI - Foto Heryanto (kir) pelaku pembunuhan terhadap Dina Oktaviani (kanan) karyawati minimarket, krnologi pembunuhan bikin merinding, Jumat 10 Oktober 2025. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dina Oktaviani tak pernah menyangka bahwa pertemuannya dengan Heryanto atasan sekaligus rekan kerjanya di sebuah minimarket akan menjadi akhir hidupnya.

Pada Minggu sore, 5 Oktober 2025, Dina dan Heryanto berkomunikasi melalui pesan singkat.

Keduanya sepakat bertemu di rumah Heryanto di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu, Purwakarta.

Menurut pengakuan pelaku, Dina datang untuk curhat soal percintaan dan meminta bantuan agar bisa melupakan mantan pacarnya.

Namun, versi ini dibantah keras oleh ibu korban, Yayah, yang menyebut bahwa Heryanto memaksa Dina datang untuk mengantar uang pinjaman sebesar Rp 1,5 juta.

Dina berangkat sendiri dari rumahnya di Banyusari, Karawang, menggunakan sepeda motor.

Setibanya di rumah pelaku, suasana tampak biasa.

Baca juga: Alasan Dina Oktaviani Datang ke Rumah Bosnya, Mau Pinjamkan Uang Malah Tewas dan Disetubuhi

Mereka sempat berbincang akrab sebelum Heryanto melakukan aksi kejinya.

Heryanto membekap dan mencekik Dina hingga tewas.

Kasus tragis yang menimpa Dina Oktaviani (21), seorang karyawati minimarket di Karawang, Jawa Barat, masih menyelimuti duka mendalam bagi keluarga, khususnya sang ibu.

Peristiwa pembunuhan Dina Oktaviani yang dilakukan oleh Heryanto (27), atasannya sendiri, membuka tabir tentang kepercayaan yang disalahgunakan, tekanan ekonomi, dan kejahatan yang terencana.

Kejahatan yang Dilakukan Heryanto Terencana dan Sadis

Setelah memastikan korban meninggal, Heryanto malah diduga menyetubuhi jasad Dina. 

Pelaku juga mengambil barang berharga milik korban, seperti perhiasan dan ponsel, yang kemudian dijual.

Ia kemudian membungkus tubuh korban dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum.

Jasad Dina Oktaviani kemudian ditemukan warga tengah mengambang di aliran sungai tersebut pada 7 Oktober 2025, tepat di hari ulang tahunnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved