Berita Viral
Respons Batik Air Soal Nisa Pramugari Palsu, Dikasih Seragam Resmi dari Maskapai?
Khabrun Nisa, wanita 23 tahun yang viral karena menyamar jadi pramugari Batik Air akhirnya dibebaskan.
Ringkasan Berita:
- Khabrun Nisa (23) dibebaskan polisi usai ketahuan menyamar sebagai pramugari Batik Air.
- Polisi pastikan tak ada unsur pidana, kasus dinilai bukan kejahatan hukum.
- Penyamaran terbongkar karena seragam berbeda, kru kabin curiga lalu melapor ke Avsec.
- Motif Nisa karena malu pada keluarga, setelah gagal lolos seleksi pramugari Batik Air.
- Kasus diselesaikan damai, atribut disita dan Nisa membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya.
TRIBUNBENGKULU.COM - Kisah Khabrun Nisa (23) berakhir dibebaskan usai ketahuan menyamar cosplay jadi pramugari maskapai Batik Air.
Atas perbuatannya itu Nisa, polisi memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak mengandung unsur tindak pidana.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, usai rangkaian pemeriksaan dilakukan terhadap Nisa.
Menurut Yandri, hasil pemeriksaan menyeluruh menunjukkan bahwa tindakan KN tidak mengarah pada pelanggaran hukum maupun indikasi kejahatan lainnya.
“Selama pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi tindak pidana apa pun terhadap yang bersangkutan,” ujar Yandri saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Dengan kesimpulan tersebut, kasus ini tidak berlanjut ke ranah pidana. Pihak maskapai pun memilih jalan penyelesaian yang lebih persuasif.
Muncul kabar bahwa pihak maskapai memberikan seragam resmi demi mengabulkan cita-cita Nisa sejak kecil.
Sebab, beberapa waktu lalu Nisa sempat mengikuti seleksi Pramugari Batik Air, sayangnya belum beruntung.
Dirinya gagal bergabung menjadi pramugari Batik Air.
Namun, salah satu komentar netizen di Thread justru menuai sorotan publik.
"Smoga kakanya yang VIRAL itu keterima jadi PRAMUGARI beneran someday, biar dapet seragam resmi dari maskapai yang dia impikan, dan berwawasan luas agar tidak nekat seperti hal yang sudah terjadi. Turut prihatin jg, yang pada intinya tetap tidak membenarkan yang salah," tulis hanyfynr, Kamis (8/1/2026).
Akan tetapi, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, maskapai memilih hanya menyelesaikan persoalan melalui kesepakatan damai, tanpa membawa perkara ini ke meja hijau.
“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan menyita semua atribut Batik Air yang dipakai,” ucap Yandri.
Langkah ini menegaskan bahwa kasus tersebut dipandang sebagai pelanggaran etik dan administratif, bukan kejahatan pidana.
Awal Terungkap dari Kecurigaan Kru Kabin
| Isi Garasi Misbakhun Anggota DPR RI Setuju-Bela Pernyataan Prabowo 'Orang Desa Gak Pakai Dolar' |
|
|---|
| Anak Buah Hercules GRIB Jaya Geruduk Rumah Penulis Ahmad Bahar di Depok, Anak Sempat Disandera |
|
|---|
| Postingan Ocha Peserta LCC MPR RI Tertawakan Para Juri, Tissa Biani: Kasih Paham Dek! |
|
|---|
| Ramai Dapat Dukungan, Ocha Peserta LCC MPR RI Kini Muncul Tertawakan Para Juri, Didukung Tissa Biani |
|
|---|
| Dibalik Sikap Berani Josepha Dicurangi saat LCC 4 Pilar MPR RI, Kini Profesi Ayahnya Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Respons-Batik-Air-Soal-Nisa-Pramugari-Palsu-Dikasih-Seragam-Resmi-dari-Maskapai.jpg)