Viral di Media Sosial
Curhatan Pilu Anak Guru Agama Dilempar Kursi Oleh Kepsek, Kini Kondisinya Memprihatinkan
Nasib pilu seorang guru bernama Sitti Halimah yang mengajar di SD Negeri Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Ringkasan Berita:
- Guru Sitti Halimah diduga dianiaya dan diintimidasi kepala sekolah hingga sakit parah.
- Korban disebut dilarang masuk ruang guru dan diperlakukan tidak manusiawi.
- Tunjangan sertifikasi Rp45 juta gagal cair karena tanda tangan ditahan.
- Curhatan anak korban viral dan memicu kecaman publik serta alumni.
- Dinas Pendidikan menyelidiki, kepala sekolah belum memberi klarifikasi.
TRIBUNBENGKULU.COM - Nasib pilu seorang guru agama bernama Sitti Halimah yang mengajar di SD Negeri Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Dirinya diduga dianiaya oleh Kepala Sekolah SDN Pulau Sebatik.
Kini Sitti halimah menjalani perawatan intensi di rumah sakit.
Kejadian penganiayaan ini terungkap usai foto Sitti Halimah terbaring sakit viral di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar, tampak seorang perempuan mengenakan pakaian guru dan berkerudung cokelat, terbaring lemas di ranjang perawatan.
Terlihat selang infus terpasang di wajahnya.
Kondisi korban dilaporkan sempat merosot tajam hingga harus mendapatkan perawatan medis di Kota Tarakan.
Disebutkan pula bahwa perempuan tersebut merupakan guru di SDN 001 Sebatik Tengah bernama Sitti Halimah.
Foto tersebut disertai curhatan panjang bernarasi pilu yang mengundang simpati.
Curhatan sang anak ini sekaligus memantik kemarahan masyarakat terhadap dugaan perlakuan yang dilakukan kepala sekolah.
Curahan hati terkait dugaan perlakuan semena-mena tersebut diungkap oleh anak kandung korban, Muhammad Nurhidayat.
Dalam narasinya, Muhammad Nurhidayat menceritakan ketegaran sang ibu, Sitti Halimah, selama menghadapi tekanan di lingkungan sekolah.
Korban disebut selalu pulang ke rumah dengan senyum manis, seolah tanpa beban.
Semata-mata demi menenangkan perasaan anak-anaknya.
Namun di balik itu, Sitti Halimah diduga harus menelan kepahitan akibat intimidasi yang dialaminya di tempat kerja.
| Jejak Karir Gubernur Kaltim Rudi Mas'ud Didemo Ribuan Orang Hari Ini, Imbas Segudang Kontroversi |
|
|---|
| Terungkap PENYEBAB Siswa SMAN 1 Purwakarta Olok-olok Guru, Tak Terima Diubah Kelompok |
|
|---|
| Penyebab Ribuan Massa Demo di Gedung DPRD Kaltim, Geram Kebijakan Gubernur Rudy Mas'ud |
|
|---|
| Klarifikasi Kades Lumajang Usai Dibacok Belasan Warga, Selamat Meski Kepala Dibalut Perban |
|
|---|
| Pengakuan Guru SMAN 1 Purwakarta Usai Diolok-olok Siswanya dan Diacungkan Jari Tengah: Saya Doakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Curhatan-Pilu-Anak-Guru-Agama-Dilempar-Kursi-Oleh-Kepsek-Kini-Kondisinya-Memprihatinkan.jpg)