Minggu, 10 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Hotman Paris Ultimatum Tyas, Minta Prabowo Cabut Status WNI: Dia Sudah Menghina Bangsa

Dwi Sasetyaningtyas kembali disorot setelah Hotman Paris Hutapea melayangkan somasi dan mengusulkan pencabutan status WNI.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Instagram/@dwi_sasetyaningtyas
KASUS LPDP VIRAL - Foto Dwi Sasetyaningtyas alumnus beasiswa LPDP yang membuat kegaduhan di tanah air, Selasa (24/2/2026). Kini Tyas disemprot oleh Hotman Paris, sang pengacara kondang. 

Ringkasan Berita:
  • Hotman menilai pernyataan Tyas tak pantas karena ia pernah menerima beasiswa LPDP dari dana pajak rakyat.
  • Ia meminta Tyas mengembalikan beasiswa atau meminta maaf ke publik.
  • Hotman bahkan mengusulkan kepada Prabowo Subianto agar kewarganegaraan Tyas dicabut.
  • Tyas klarifikasi: ucapannya bentuk kritik dan kekecewaan pada kebijakan pemerintah, bukan menolak Indonesia.
  • Suami Tyas diperiksa LPDP; berpotensi kena sanksi, termasuk pengembalian dana atau blacklist layanan.

TRIBUNBENGKULU.COM - Dwi Sasetyaningtyas makin terpojok setelah dihujat se-Indonesia. 

Setelah disentil Mahfud MD, kini Tyas turut mendapat komentar menohok dari Hotman Paris, pengacara kondang. 

Hotman menyoroti pernyataan Dwi yang mengaku tak rela jika sang anak menjadi warga negara Indonesia.

Bagi Hotman, sikap tersebut terasa janggal karena Dwi pernah menempuh pendidikan dengan dana beasiswa negara.

Ia menekankan bahwa dana LPDP bersumber dari anggaran negara yang berasal dari pajak rakyat.

Sebagai pembayar pajak, ia mengaku tersinggung dan merasa pernyataan itu tidak pantas dilontarkan.

"Hei, kamu yang teriak-teriak mengatakan tidak mau anaknya WNI sedangkan kamu, menginjak luar negeri adalah uang dari beasiswa negara. Aku somasi kamu. Hei, kembalikan itu beasiswa, atau kamu minta maaf kepada publik," kata Hotman seperti dikutip dari Instagramnya pada Rabu (25/2/2026).

Tak berhenti di situ, ia kembali menegaskan bahwa dana pendidikan tersebut berasal dari kontribusi masyarakat.

Menurutnya, sumber pembiayaan itu mencakup Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai yang dibayarkan rakyat.

"Lu tau enggak uang yang menyekolahkan kamu juga, termasuk uang pajak yang dari gue ini juga ada di situ. Uang pajak rakyat. Dari pajak PPh pajak PPN," katanya.

Desak dicabut 

Hotman bahkan mengusulkan kepada Presiden agar kewarganegaraan Dwi untuk dicabut. 

Ia menilai pernyataan tersebut dapat dianggap menghina bangsa di kancah internasional. 

"Saya usulkan kepada bapak presiden, cabut warga negaranya. Sekali lagi, cabut warga negaranya. Itu sudah menghina bangsa di dunia internasional. Sekali lagi bapak presiden, cabut kewarganegaraan, itu orang yang mengaku anaknya tidak diperbolehkan jadi WNI, sedangkan dia sendiri terima beasiswa LPDP dari negara," katanya. 

Sikap Angkuh Tyas di Masa Lalu

Baru-baru ini akun Thread @artbynega membongkar perangai alias tingkah laku Tyas. 

"Mbak (Tyas) ini emang mudah ngamuk, mudah maki orang, merasa mereka lebih tinggi dari orang lain," tulisnya. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved