Viral di Media Sosial
Nasib Tragis Pemudik Asal Bekasi, Sekeluarga Tewas Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang
Nasib Tragis Pemudik Asal Bekasi, Sekeluarga Tewas Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang, Padahal Dikit Lagi Sampai Tujuan.
Menurut AKP Wuri, kecelakaan berawal dari mobil Toyota Calya nomor polisi B 2399 FFR melaju dari arah barat (Jakarta) ke arah timur (Semarang).
Setibanya di KM 290 jalur B (one way), pengemudi diduga mengantuk, kemudian oleng ke kanan menabrak bagian belakang Bus Agra Mas nomor polisi T 7622 DA.
Pada saat itu Bus Agra Mas berhenti di bahu jalan karena sedang mengecek ban dan sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda.
"Lima korban keseluruhan dari mobil Toyota Calya. Dugaan sementara melihat pergerakan kendaraan yang tidak ada pengereman dan tanda-tanda melambat sehingga diperkirakan pengemudi mengantuk."
"Tetapi kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," jelas AKP Wuri.
Dikatakan AKP Wuri, pengemudi dan penumpang mobil Toyota Calya adalah pemudik dari Bekasi Jawa Barat menuju Kabupaten Pemalang.
Kelimanya merupakan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak.
"Tujuan mudiknya ke Pemalang. Jadi sebentar lagi sebetulnya sudah sampai tujuan yakni Exit Tol Gandulan, tapi sebelumnya di KM 290B terjadi kecelakaan," terang AKP Wuri.
Pada kesempatan itu, AKP Wuri mengimbau kepada pemudik ketika merasa lelah dan mengantuk maka jangan memaksakan diri karena berbahaya.
"Bagi pemudik kami imbau ketika merasa lelah, mengantuk, dan tidak bisa ditahan lagi ada baiknya berhenti di rest area terdekat untuk berisitirahat.
"Jangan memaksakan untuk tetap mengemudi sehingga mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan," imbau AKP Wuri.
Balita Meninggal Kamis Sore
Korban terakhir yang meninggal adalah seorang balita tiga tahun bernama Murel Arshaka Sachid.
Dia sebelumnya, sempat kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Siaga Medika Pemalang, namun dinyatakan meninggal pada Kamis (19/3/2026) pukul 16.35.
Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan mengatakan, kondisi korban sejak awal sudah kritis sehingga tim medis telah berupaya maksimal memberikan penanganan.
"Korban balita berusia tiga tahun dalam kondisi kritis dan dinyatakan meninggal oleh dokter pada sekira pukul 16.35," ujarnya.
Lima jenazah korban kecelakaan dimakamkan di Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada Kamis (19/3/2026).
"Korban kecelakaan meninggal dimakamkan di Petarukan," kata Indra Setiawan, Humas RS Siaga Medika Pemalang.
| Usai Mobil dan Rumah Dinas, Gubernur Kaltim Rudy Masud Kini Disorot Soal Kursi Pijat Rp125 Juta |
|
|---|
| Ini Alasan BPJS Kesehatan Tunjuk Raffi Ahmad Jadi Duta, Dianggap Teladan dan Berpengaruh Luas |
|
|---|
| Penyesalan Tasya Farasya Usai Bongkar Konten 'Hallo Kakak' Berujung Ditutup: Gue Salah Sih |
|
|---|
| Sosok Ferizka Pamer Testimoni Pasien Usai Dikritik Dokter Anak Soal Totok Sirih Bayi Viral |
|
|---|
| Kisah Bu Atun Guru yang Diolok-olok Siswa, Hidup Sederhana & Rela Sedekahkan Rp25 Juta Pemberian KDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Nasib-Tragis-Pemudik-Asal-Bekasi-Sekeluarga-Tewas-Kecelakaan-Maut-di-Tol-Pejagan-Pemalang.jpg)