Viral di Media Sosial
Pengakuan Hendrik Irawan Usai SPPG Miliknya Ditutup BGN: Saya Tidak Melecehkan Program Prabowo
Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menghentikan sementara dapur MBG milik Hendrik Irawan.
Ringkasan Berita:
- BGN menghentikan sementara dapur MBG milik Hendrik Irawan usai videonya joget dan pamer penghasilan viral.
- Hendrik mengelola 7 SPPG, namun baru 1 yang beroperasi di Bandung Barat.
- Ia menuai kontroversi, sempat ancam laporkan netizen, lalu meminta maaf ke publik dan Presiden.
- BGN menegaskan sanksi bukan karena joget, tapi karena masalah teknis seperti layout dapur dan IPAL tidak memadai.
- Operasional dapur dihentikan hingga perbaikan dilakukan, BGN juga tekankan etika dan kepatutan mitra.
TRIBUNBENGKULU.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menghentikan sementara dapur MBG milik Hendrik Irawan.
Keputusan ini diambil menyusul kegaduhan publik akibat konten media sosial yang diunggah Hendrik.
Ia diketahui mengelola 7 SPPG, namun baru 1 dapur MBG yang beroperasi yakni SPPG Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hendrik menjadi kontroversial setelah videonya joget-joget sambil pamer penghasilan Rp 6 juta per hari dari dapur MBG, viral di media sosial.
Setelah videonya viral, Hendrik juga mengancam melaporkan sejumlah akun netizen ke kepolisian.
Kini setelah operasional SPPG miliknya dibekukan, Hendrik kembali muncul menyampaikan permintaan maaf.
Ia mengaku terkejut lantaran aksi joget viralnya di ruangan SPPG serta pernyataannya mengenai insentif harian berujung pada sanksi administratif yang berat.
Hendrik secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Ia mengaku terpukul terkait nasib para pekerja di dapur MBG miliknya.
"Saya prihatin bagaimana nasib relawan saya yang selama ini benar-benar semangat. Apalagi ini habis Lebaran, saya merasa sedih," ucapnya.
Melalui akun TikTok-nya, Hendrik Irawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik terkait aksi joget-jogetnya yang dinilai tak pantas.
“Pagi ini saya diberhentikan oleh ibu Nani, selaku Wakil BGN. Mungkin netizen ada yang merasa puas atau bagaimana tidak apa-apa. Yang penting saya sudah meminta maaf beberapa kali,” ucap Hendrik.
Ia mengaku bahwa aksi joget-jogetnya di dapur SPPG ini memicu reaksi publik yang besar.
Namun, menurutnya, aksi itu bukanlah pelecehan terhadap program MBG.
“Saya tidak pernah ada melecehkan program Bapak Prabowo Subianto, tidak ada sedikitpun ingin melecehkan rakyat Indonesia,” dalih Hendrik.
Nanik Tegaskan SPPG Bukan Bisnis
viral di media sosial
Viral di Medsos
Pengakuan Hendrix Irawan
Hendrix Irawan Mitra MBG
Mitra MBG viral
MBG
| Rumah Anisa Mantan Personil Cherrybelle Terbakar, Gegara Lupa Matikan Lilin Pengusir Lalat |
|
|---|
| Usai Mobil dan Rumah Dinas, Gubernur Kaltim Rudy Masud Kini Disorot Soal Kursi Pijat Rp125 Juta |
|
|---|
| Ini Alasan BPJS Kesehatan Tunjuk Raffi Ahmad Jadi Duta, Dianggap Teladan dan Berpengaruh Luas |
|
|---|
| Penyesalan Tasya Farasya Usai Bongkar Konten 'Hallo Kakak' Berujung Ditutup: Gue Salah Sih |
|
|---|
| Sosok Ferizka Pamer Testimoni Pasien Usai Dikritik Dokter Anak Soal Totok Sirih Bayi Viral |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Usai-Pamer-Insentif-Rp6-Juta-Dapur-MBG-Hendrik-Irawan-Akhirnya-Ditutup-Sementara.jpg)