Sabtu, 18 April 2026

Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Langsung Bantah Chat yang Beredar Dokter Tifa Minta RJ ke Jokowi 'Ini Modus Termul'

Beredar chat diduga dokter Tifa yang meminta restorative justice (rj) ke Jokowi, namun hal ini langsung dibantah oleh Roy Suryo.

Editor: Yuni Astuti
TribunBengkulu.com
KASUS IJAZAH JOKOWI - Roy Suryo bantah chat yang beredar dokter Tifa ajukan RJ ke Jokowi, ia menyebut ini merupakan hoax. 

Ringkasan Berita:
  • Baru-baru ini beredar chat diduga dokter Tifa yang meminta restorative justice (rj) ke Jokowi.
  • Roys Suryo langsung membantah jika chat dokter Tifa yang beredar itu adalah hoax.
  • Roy Suryo juga menegaskan jika pihaknya tidak akan berubah haluan dan menyatakan ijazah Jokowi asli.

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Baru-baru ini beredar chat diduga dokter Tifa yang meminta restorative justice (rj) ke Jokowi.

Beredarnya chat ini cukup menuai perhatian berbagai pihak, apalagi di media sosial.

Namun beredarnya chat tersebut langsung dibantah oleh Roy Suryo dan menyebut bahwa itu merupakan penipuan.

Berdasarkan tangkapan layar dan rilis pers yang diterima Tribunnews.com pada Jumat (27/3/2026), orang yang mencatut nama Dokter Tifa dan meminta untuk difasilitasi pergi ke kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah untuk mengajukan restorative justice.

Adapun chat tersebut, ditujukan kepada orang yang diduga adalah Ketua Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan.

"Bantu fasilitas saya berkunjung ke kediaman Pak Jokowi, Bang Andi, dalam rangka silaturahmi Idul Fitri," demikian isi chat tersebut.

Roy Suryo menegaskan, chat tersebut tidak dituliskan oleh Dokter Tifa dan dipastikan palsu.

Dia menuding bahwa chat itu dilakukan oleh kelompok bernama Ternak si Mul (Termul).

Termul merupakan istilah yang kerap ditujukan kepada kelompok yang diduga adalah pembela Jokowi.

Istilah tersebut pertama kali disampaikan oleh Dokter Tifa melalui cuitannya di akun X pribadi pada 18 Mei 2025 lalu.

Roy Suryo juga menyebut bahwa beredarnya chat tersebut menjadi upaya adu domba.

"Ini modus yang dipakai oleh Termul dalam aksinya memecah belah rakyat Indonesia selama ini," katanya.

"Mereka yang membuat WA palsu mengatasnamakan 'Dokter Tifa' tersebut, mengirim sesama mereka, kemudian mengirimkannya ke salah satu PH (penasihat hukum) Tifa, seolah-olah bertanya," sambung Roy.

Dia juga menegaskan, nomor WhatsApp tersebut bukanlah milik Dokter Tifa karena menurutnya, nomor tersebut baru saja dibeli dan diaktifkan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved