Ramadan 1447 Hijriah
Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan 1447 H, Ini Tata Cara dan Bacaan Doanya
Umumnya ziarah kubur dilaksanakan dengan mengunjungi makam orangtua atau keluarga yang telah wafat.
Ringkasan Berita:
- Ziarah kubur benar-benar disarankan untuk Muslim karena banyak faedah yang didapat.
- Ziarah ialah berkunjung pusara orang yang telah wafat untuk mendoakannya, bertabaruk atau mengingat untuk kematian dan hari akhirat.
- Namun, Tradisi ziarah kubur dilakukan oleh banyak umat Islam menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.
TRIBUNBENGKULU.COM - Tradisi ziarah kubur dilakukan oleh banyak umat Islam menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Ziarah kubur juga menjadi sarana mengingat kematian serta mempersiapkan diri secara spiritual sebelum menjalankan ibadah puasa.
Umumnya ziarah kubur dilaksanakan dengan mengunjungi makam orangtua atau keluarga yang telah wafat.
Hukum Ziarah Kubur
Beberapa ulama mengatakan hukum ziarah kubur ialah sunnah. Ziarah kubur benar-benar disarankan untuk Muslim karena banyak faedah yang didapat.
Baca juga: Panduan Puasa Qadha Ramadan: Hukum, Niat dan Solusi Jika Lupa Jumlah Utang Puasa
Secara bahasa ziarah maknanya berkunjung. Dan secara istilah, ziarah ialah berkunjung pusara orang yang telah wafat untuk mendoakannya, bertabaruk atau mengingat untuk kematian dan hari akhirat.
Ada beberapa dalil Sya’i yang menyunnahkan hukum ziarah kubur, seperti :
عَنْ بَرِيْدَةَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِىْ زِيَارَةِ قَبْرِ اُمَّةِ فَزُوْرُوْهَا فَاِنَّهَا تُذَكِّرُ اْلآخِرَةِ.(رواه الترمذي.٩٧٠) “
Dari Buraidah, ia berkata Rasulullah SAW bersabda “Saya pernah melarang kamu berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah! Karena perbuatan itu dapat mengingatkan kamu pada akhirat.
Tata Cara dan Bacaan Doa Ziarah Kubur
Berikut ini tata cara dan bacaan doa ziarah kubur menjelang bulan puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
1. Dalam keadaan suci (berwudhu)
2. Mengucapkan salam untuk Ahli Kubur:
“Assalaamu’alaikum yaa daaro qoumil mu’minin wainnaa insyaa allahu bikum laahiquun”
Artinya: Semoga keselamatan atas kalian wahai tempat engkau mukminin, dan sesungguhnya kami insaa allah nanti menemui kamu.
3. Duduk di dekat posisi kepala lalu ucapkan salam:
“Assalaamu’alaikum yaa abii wa ummii/yaa walidii wawaalidatii “ (khusus untuk Ayah dan Ibu)
Ramadan 1447 Hijriah
Ramadan 1447 H
Ramadan 2026
Bacaan Ziarah Kubur
tata cara ziarah kubur
doa ziarah kubur
Urutan Bacaan Ziarah Kubur
hukum ziarah kubur
ziarah kubur
| Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Panduan Lengkap Salat Khusuf dan Tata Caranya |
|
|---|
| Kapan Malam Lailatul Qadar 1447 H Terjadi? Ini Prediksi Waktu Beserta Ciri-cirinya |
|
|---|
| Zakat Fitrah Bengkulu Tengah 2026 Ditetapkan, Tertinggi Rp 44 Ribu per Jiwa |
|
|---|
| Tak Bisa Puasa Ramadan 1447 H? Ini Besaran Fidyah di Bengkulu Selatan |
|
|---|
| Resmi! Zakat Fitrah 1447 H di Bengkulu Selatan 2,5 Kg Beras, Segini Nominal Uangnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Urutan-Bacaan-Ziarah-Kubur-Jelang-Idul-Fitri-2025-Lengkap-dengan-Doa-dan-Terjemahannya.jpg)