Jumat, 24 April 2026

Kasus Penganiayaan di Rejang Lebong

3 Siswa SD di Rejang Lebong Dipukuli Kakak Kelas, Dipicu Saling Ejek

Tiga Pelajar SD di Rejang Lebong Dipukuli Kakak Kelas, Motif Diduga Tersinggung. Aksi ini terjadi sejak bulan Maret 2026 kemarin.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com
DUGAAN PERUNDUNGAN - Foto SDN 47 Rejang Lebong Desa Sumberejo Transad, Kecamatan Bermani Ulu Raya. Tiga orang siswa diduga menjadi korban aksi kekerasan fisik dan perundungan yang dilakukan oleh para kakak kelasnya. 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pelajar SD di Kabupaten Rejang Lebong menjadi korban dugaan pemukulan oleh kakak kelas.
  • Aksi kekerasan disebut telah berlangsung sejak Maret 2026 dan baru terungkap pada 14 April 2026.
  • Peristiwa terjadi di SD Negeri 47 Rejang Lebong, diduga dipicu saling ejek hingga berujung dendam.
  • Korban mengalami luka memar dan trauma, sementara pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan masih sesama pelajar.

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Tiga pelajar sekolah dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong menjadi korban dugaan kekerasan fisik oleh kakak kelas sejak Maret 2026 dan terungkap pada Selasa (14/4/2026). 

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh saling ejek hingga berujung aksi pemukulan.

Aksi dugaan kekerasan dan perundungan tersebut terjadi di SD Negeri 47 Rejang Lebong yang ada di Desa Sumberejo Transad, Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Korban Alami Luka Memar

Tiga korban masing-masing berinisial, D (9) siswa kelas III, A (11) siswa kelas V dan M (10) siswa kelas III. Ketiganya merupakan warga Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dan trauma hingga saat ini.

Inisial Terduga Pelaku

Dari informasi terhimpun wartawan TribunBengkulu.com, terduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan masih berstatus pelajar yang sama dengan para korban.

Berikut inisial para terduga pelaku ialah R (13), M (13), F (15), J (9), A (12), G (11), D (12), A (12), A (12), G (12), B (12), A (12) dan K (12).

Sebagian besar terduga pelaku merupakan siswa kelas VI, serta berasal dari Desa Sumberejo Transad dan sekitarnya.

Mediasi Dilakukan di Polsek

Peristiwa ini telah ditangani pihak kepolisian. Pada Rabu (15/4/2026) pagi, Polsek Bermani Ulu menggelar mediasi antara pihak korban dan keluarga terduga pelaku.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, membenarkan adanya kejadian itu. Ia mengatakan proses penanganan masih berlangsung dengan pendekatan kekeluargaan.

“Pihak Polsek Bermani Ulu saat ini sedang melaksanakan mediasi antara orang tua atau keluarga yang terlibat,”ungkap Hasan saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved