Jumat, 8 Mei 2026

Angin Puting Beliung di Rejang Lebong

Angin Puting Beliung Hantam Rejang Lebong, Satu Rumah Warga Rusak Berat

Puting Beliung di SBI Rejang Lebong, Satu Rumah Warga Rusak Berat. Diduga angin puting beliung menghantam langsung rumah tersebut sebelum menghilang.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
JEBOL - Rumah milik Joni (36) warga Desa Merantau Kecamatan SBI yang rusak akibat angin puting beliung pada Sabtu (25/4/2026) malam. Dinding rumah korban jebol usai dihantam angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba. 
Ringkasan Berita:
  • Angin puting beliung menerjang wilayah Rejang Lebong dan menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan berat.
  • Peristiwa ini terjadi saat cuaca ekstrem melanda kawasan Desa Merantau Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Rejang Lebong, pada Sabtu (25/4/2026) malam. 
  • Bagian rumah yang mengalami kerusakan adalah dinding samping dengan ukuran sekitar 5,5 meter x 3 meter.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini kembali menyebabkan bencana alam di Kabupaten Rejang Lebong.

Kali ini, angin puting beliung menerjang Desa Merantau Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) pada Sabtu (25/4/2026) malam. 

Akibat kejadian ini, dinding rumah milik seorang warga yakni Joni (36) roboh dengan ukuran yang cukup besar. Untung saja, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Kota Padang, Iptu Medi Azwar, mengatakan angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba. Angin kencang itu langsung menghantam rumah milik korban hingga mengakibatkan dinding rumah pada bagian samping roboh.

Saat kejadian berlangsung, untung saja penghuni rumah tidak berada di dalam rumah sehingga tidak mengalami luka atau cedera.

"Bencananya terjadi tiba-tiba, angin puting beliung ini sebabkan satu rumah warga rusak berat,”sampai Kapolsek kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Minggu (26/4/2026).

Dinding Rumah Roboh

Lebih lanjut disampaikan, bagian rumah yang mengalami kerusakan adalah dinding samping dengan ukuran sekitar 5,5 meter x 3 meter.

Dinding tersebut roboh akibat tidak mampu menahan tekanan angin yang cukup kuat.

Akibat kerusakan tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Bahkan, korban sementara ini mengungsi ke rumah keluarganya yang berada tak jauh dari lokasi.

Baca juga: Berita Terpopuler Hukum dan Kriminal di Kota Bengkulu 20-26 April 2026

Ini dikarenakan rumah korban belum dapat ditinggali akibat dinding yang roboh. 

"Korban sementara ini mengungsi ke rumah keluarganya,"lanjut Kapolsek. 

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Rejang Lebong, M Budianto, melalui Kasi Kedaruratan Rio Agustian Pakpahan, membenarkan adanya kejadian angin puting beliung tersebut. 

Dimana tercatat, hanya satu rumah warga yang mengalami kerusakan.  

Diduga angin puting beliung itu berada persis di sekitaran rumah tersebut sebelum menghilang. 

"Data sementara kita sejauh ini hanya satu warga terdampak dan tidak ada korban jiwa,”ungkap Rio.

Sore Hari Sempat Muncul Pusaran Angin

Selain kejadian pada malam hari, pada Sabtu sore warga juga sempat merekam fenomena angin berputar yang menyerupai puting beliung.

Dalam video yang beredar, terlihat pusaran angin yang membentuk pola menyerupai tornado kecil.

Namun hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan maupun dampak terhadap masyarakat dari kejadian sore hari tersebut.

"Sore harinya juga ada beredar video seperti angin puting beliung, tapi sejauh ini belum ada laporan ke kita terkait kerusakan atau yang terdampak,"lanjut Rio. 

Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved