Berita Rejang Lebong
Dikbud Rejang Lebong Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Momentum Hardiknas, Disdikbud Rejang Lebong Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam momentum Hardiknas tahun 2026.
- Disdikbud menegaskan bantuan dan fasilitasi tersebut tetap harus dibarengi dengan kemauan dari anak yang bersangkutan untuk kembali belajar.
- Disdikbud Rejang Lebong juga meminta pihak sekolah lebih aktif memperhatikan kondisi pendidikan di lingkungan sekitar masing-masing.
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong menargetkan tidak ada lagi anak putus sekolah di Kabupaten Rejang Lebong pada masa mendatang.
Berdasarkan data laporan yang dihimpun dari masing-masing sekolah selama setahun terakhir, tercatat ada ratusan anak yang tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah dengan berbagai alasan.
Mulai dari karena ekonomi, ikut keluarga berkebun bahkan ada yang menikah serta berbagai alasan lainnya.
Untuk itu, kedepannya ini menjadi salah satu perhatian serius bagi dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong.
Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Zakaria Effendi mengatakan, persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam momentum Hardiknas tahun ini.
Menurut Zakaria, pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak di Rejang Lebong yang berhenti sekolah, khususnya karena faktor ekonomi.
“Harapan kita ke depan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Apalagi kalau alasannya karena ekonomi,”sampai Zakaria saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Jumat (8/5/2026).
Pemerintah daerah siap membantu memfasilitasi anak-anak yang ingin kembali melanjutkan pendidikan, terutama ke sekolah negeri baik dari jenjang sekolah dasar maupun hingga jenjang sekolah menengah atas.
Sebab, pendidikan di sekolah negeri saat ini tidak dipungut biaya sehingga peluang untuk kembali sekolah masih terbuka.
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong Buka Pengaduan Dugaan Pungli hingga Pencatutan Nama Plt Bupati
“Kalau ada anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi, silakan dilaporkan atau disampaikan kepada kami. Nanti akan kita bantu supaya bisa melanjutkan sekolah lagi,”ujarnya.
Namun demikian, Disdikbud menegaskan bantuan dan fasilitasi tersebut tetap harus dibarengi dengan kemauan dari anak yang bersangkutan untuk kembali belajar.
Menurut Zakaria, pihaknya siap membuka peluang dan memberikan pendampingan agar anak-anak tersebut bisa kembali mendapatkan hak pendidikan.
“Yang penting memang ada kemauan dari anak itu sendiri untuk melanjutkan sekolah. Kita siap fasilitasi dan peluang itu ada,”katanya.
Sekolah Diminta Aktif Cari Anak Putus Sekolah
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
Disdikbud Rejang Lebong
Hardiknas
| Pemkab Rejang Lebong Buka Pengaduan Dugaan Pungli hingga Pencatutan Nama Plt Bupati |
|
|---|
| Dukung Program Asta Citra Presiden, Lapas Curup Perketat Pengawasan Handphone, Pungli dan Narkoba |
|
|---|
| Baru Dilantik, Kalapas Curup Tancap Gas Peredaran Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba |
|
|---|
| Polisi Identifikasi 14 Remaja Diduga Geng Motor di Rejang Lebong, 8 Masih Pelajar SMP |
|
|---|
| Aksi Geng Motor Kian Marak, Polres Rejang Lebong Siapkan Tindakan Tegas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kadisdikbud-RL-dan-suasana-skeolah.jpg)