Senin, 1 Juni 2026

Teror Geng Motor di Bengkulu

Aksi Diduga Geng Motor Serang Warga di Rejang Lebong, Polisi Didesak Bertindak Tegas

Diduga Geng Motor Serang Warga di Padat Karya Rejang Lebong, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
MERESAHKAN - Foto suasana di Padat Karya Kelurahan Talang Rimbo Lama pada Rabu (27/5/2026) malam. Sekelompok remaja diduga geng motor meresahkan warga sekitar usai melakukan aksi penyerangan dengan sajam dan batu. 

Ringkasan Berita:
  • Diduga aksi seng motor menyerang warga di Padat Karya Rejang Lebong, masyarakat minta polisi bertindak tegas.
  • Aksi penyerangan terjadi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah pada Rabu (27/5/2026) malam.
  • Sekelompok remaja datang sambil membawa senjata tajam dan batu, kemudian menyerang para pemuda yang saat itu sedang nongkrong di kawasan setempat.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Aksi sekelompok remaja yang diduga geng motor kembali menimbulkan keresahan di Kabupaten Rejang Lebong.

Terbaru, aksi penyerangan terjadi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah pada Rabu (27/5/2026) malam.

Dalam kejadian tersebut, sekelompok remaja datang sambil membawa senjata tajam dan batu, kemudian menyerang para pemuda yang saat itu sedang nongkrong di kawasan setempat.

Akibat kejadian itu, seorang warga dikabarkan mengalami luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, kelompok remaja tersebut bahkan datang sebanyak dua kali ke lokasi.

Pada kedatangan pertama, warga sempat terkejut karena kelompok tersebut datang secara tiba-tiba sambil membawa senjata tajam dan batu.

Tidak lama berselang, kelompok itu kembali datang ke lokasi yang sama.

Namun pada aksi kedua, warga sekitar sudah bersiaga dan menunggu kedatangan kelompok tersebut.

Salah satu warga setempat, Ari mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab aksi penyerangan tersebut.

Namun menurutnya, saat kejadian para pemuda yang menjadi sasaran hanya sedang berkumpul dan nongkrong di sekitar lokasi.

“Kurang tahu pasti masalahnya apa. Yang jelas mereka datang bawa sajam sama batu lalu menyerang warga yang lagi nongkrong,” ungkap Ari kepada TribunBengkulu.com, Kamis (28/5/2026).

Dibubarkan Warga dan Tembakan Peringatan Polisi

Kejadian tersebut membuat suasana di kawasan setempat sempat mencekam. Warga yang mengetahui adanya penyerangan langsung berkumpul dan berupaya membubarkan kelompok remaja tersebut.

Menurut warga, kelompok tersebut akhirnya membubarkan diri setelah terdengar adanya tembakan peringatan dari aparat kepolisian yang datang ke lokasi kejadian.

Baca juga: Heboh Pengakuan WBP soal Dugaan Bayar Rp3 Juta untuk Bawa Ponsel, Kalapas Bengkulu Buka Suara

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved