Berita Rejang Lebong
Pendakian Bukit Kaba Dibuka Lagi Usai 2 Minggu Tutup, Berikut Tarif Masuk Hari Biasa dan Libur
Pendakian TWA Bukit Kaba Kembali Dibuka, Pengunjung Mulai Ramai Berdatangan.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
Ringkasan Berita:
- Pendakian TWA Bukit Kaba kembali dibuka usai 2 minggu tutup
- Jalur pendakian Bukit Kaba kembali dibuka per 1 Desember 2025
- Pendaki diingatkan untuk tetap memprioritaskan keselamatan
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu kembali dibuka.
Jalur pendakian Bukit Kaba kembali dibuka per 1 Desember setelah hampir dua pekan terhenti akibat cuaca ekstrem.
Kabar ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pecinta alam yang sudah lama menantikan kesempatan untuk menjelajahi gunung berapi aktif tersebut.
Sejak pembukaannya, arus pengunjung kembali mengalir lancar.
Para pendaki tampak bersemangat menaklukkan jalur-jalur menantang Bukit Kaba, sementara wisatawan yang ingin menikmati pemandangan kawah aktif juga ramai mendatangi kawasan ini.
Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu terpaksa menutup kawasan pendakian mulai 18 hingga 30 November 2025.
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pengunjung, menyusul cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut, dengan hujan lebat dan angin kencang yang datang silih berganti.
Kondisi ini menyebabkan beberapa titik jalur pendakian tertutup ranting patah, tanah menjadi licin, dan ada potensi pohon tumbang, yang membuat perjalanan menjadi berisiko.
Ketua Pokdarwis Bukit Kaba Desa Sumber Urip Yulian Adi Pratama, mengatakan kondisi jalur kini sudah dinyatakan aman.
Itu setelah dilakukan serangkaian pengecekan dan pembersihan oleh tim Pokdarwis bersama petugas terkait.
“Per 1 Desember 2025 TWA Bukit Kaba sudah resmi dibuka kembali. Sekarang pengunjung sudah mulai ramai lagi,” jelas Adi.
Meskipun kondisi sudah kembali normal, Adi menegaskan bahwa pendaki harus tetap memprioritaskan keselamatan.
Ia mengingatkan bahwa perubahan cuaca di pegunungan kerap terjadi tiba-tiba, sehingga pendaki wajib mempersiapkan diri dengan matang.
Apabila cuaca kembali memburuk dan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pendaki, maka TWA Bukit Kaba bakal kembali ditutup.
| Tim Gabungan Lakukan Pengusiran Beruang Madu di Rejang Lebong, Belum Ada Kemunculan Terbaru |
|
|---|
| Serapan Gabah dan Beras BULOG Rejang Lebong Capai 1.260 Ton, Dukung Capaian Nasional 3 Juta Ton |
|
|---|
| Daya Beli Masyarakat Menurun, Penjualan Beras Lokal di Rejang Lebong Merosot Sejak Desember 2025 |
|
|---|
| Pencetakan KTP-el di Rejang Lebong Sempat Terkendala, Server SIAK Nasional Bermasalah |
|
|---|
| Jembatan Penghubung Desa Lubuk Belimbing I dan II di Rejang Lebong Ambrol usai Dilalui Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pendakian-twa-bukit-kaba-dibuka.jpg)