Kamis, 4 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

Nekat Terobos Jalan Ambles di Rejang Lebong, Truk Bermuatan Batu Terperosok

Sebuah truk bermuatan batu dengan nomor polisi BD 4287 KZ terperosok usai nekat terobos jalan ambles, Selasa siang (23/12/2025).

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
TRUK TERPEROSOK - Truk bermuatan batu terperosok di Jalan Ahmad Marzuki pada Selasa (23/12/2025). Ban belakang truk tersangkut usai nekat terobos jalan ambles. 

Ringkasan Berita:
  • Truk bermuatan batu tersangkut usai nekat terobos jalan ambles di Rejang Lebong
  • Insiden terjadi pada Selasa siang 23 Desember 2025
  • Ban belakang truk tersangkut setelah gorong-gorong di bawah badan jalan kembali ambles

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kondisi Jalan Ahmad Marzuki atau Jalan Taman Siswa (Tamsis) Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu semakin memprihatinkan.

Badan jalan yang ambles sejak beberapa pekan terakhir kini kian rusak setelah nekat dilintasi kendaraan bermuatan berat.

Insiden terbaru terjadi pada Selasa (23/12/2025) siang. Sebuah truk bermuatan batu dengan nomor polisi BD 4287 KZ memaksa melintas meskipun telah terpasang rambu peringatan penutupan jalan.

Akibatnya, ban belakang truk tersangkut setelah gorong-gorong di bawah badan jalan kembali ambles.

Pantauan TribunBengkulu.com di lokasi, kondisi jalan tersebut memang sudah tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat.

Bahkan pengendara sepeda motor pun harus ekstra hati-hati dan melintas secara bergantian karena hanya tersisa sedikit celah jalan.

Salah seorang warga setempat, Ida, mengatakan jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan serius.

Sejak ambles, kendaraan bermuatan dilarang melintas karena berisiko memperparah kondisi jalan.

“Sudah lama ambles, mobil bermuatan memang tidak bisa lewat. Ini bukan yang pertama, sebelumnya juga ada mobil yang nekat lalu tersangkut,” ujarnya.

Ia menambahkan, kejadian kali ini tergolong cukup parah lantaran truk membawa muatan batu sehingga beban berat membuat badan jalan semakin turun.

“Truknya bawa batu, jadi makin ambles jalannya,” sambung Ida.

Hal senada disampaikan Rusman, warga lainnya. Ia menyebut sepeda motor masih bisa melintas secara bergantian. Sementara untuk kendaraan besar sama sekali tidak disarankan.

“Kalau motor masih bisa lewat, tapi mobil apalagi bermuatan jelas tidak bisa. Berat, jadi amblas lagi,” kata Rusman.

Informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, proses evakuasi truk masih berlangsung dengan melibatkan pihak kelurahan, Babinsa, serta warga sekitar dan pengemudi truk.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved