Selasa, 28 April 2026

Berita Rejang Lebong

MBG Rejang Lebong Tetap Berjalan Selama Ramadan, Menu Berubah Jadi Makanan Kering

Menu Disesuaikan, Anggaran Tetap Rp 8.000–Rp10.000 per Porsi, Program MBG di Rejang Lebong Berjalan Selama Ramadhan.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
PROGRAM MBG - Salah satu contoh menu MBG yang dibagikan untuk penerima manfaat di Rejang Lebong selama bulan puasa. Menu MBG yang dibagikan disesuaikan menjadi makanan kering. 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rejang Lebong tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan. Penyesuaian dilakukan pada jenis menu yang dibagikan kepada penerima manfaat, baik kalangan pelajar maupun ibu hamil/menyusui serta balita, dengan tetap mengacu pada alokasi anggaran per porsi yang telah ditetapkan.

Koordinator SPPG Kabupaten Rejang Lebong, Anastasia Intan Prameswari, menjelaskan bahwa selama Ramadhan menu MBG tidak lagi disajikan dalam bentuk makanan basah menggunakan ompreng. Menu MBG diganti menjadi makanan kering yang lebih praktis.

“Program MBG tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja, selama Ramadhan menunya disesuaikan, tentunya yang lebih praktis dan bisa dikonsumsi saat berbuka puasa,” jelas Anastasia.

Anggaran Disesuaikan Berdasarkan Kategori Penerima

Anastasia merinci anggaran per porsi tidak mengalami perubahan. Untuk kategori porsi kecil, yakni peserta didik PAUD hingga kelas 3 SD, dialokasikan sebesar Rp 8.000 per porsi.

Sementara itu, untuk kategori porsi besar yang diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA, serta ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 10.000 per porsi.

“Untuk porsi kecil itu Rp 8.000 sedangkan porsi besar itu Rp 10 ribu, ini masih sama,” ungkapnya.

Ia menegaskan perubahan hanya pada jenis menu, bukan pada frekuensi pembagian. Distribusi MBG tetap dilakukan setiap hari seperti biasa tanpa pengurangan jadwal.

“Program MBG tetap berjalan dan diantarkan setiap hari. Tidak ada pengurangan,” tegas Anastasia.

Libatkan UMKM Lokal

Dalam pelaksanaannya, SPPG Kabupaten Rejang Lebong tetap melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan maupun menu makanan. Kerja sama ini dinilai mendukung kelancaran program sekaligus membantu perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

“Kami tetap menggunakan UMKM lokal untuk suplai di SPPG. Menu yang disiapkan juga disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” tambahnya.

Harapan Penerima Manfaat

Salah satu penerima manfaat MBG, Diana, menilai kualitas makanan yang diberikan sudah baik dan layak dikonsumsi. Namun, ia berharap variasi menu dapat lebih diperbanyak.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved