Kamis, 7 Mei 2026

Berita Rejang Lebong

Bulog Rejang Lebong Serap 1.200 Ton Gabah dan 237 Ton Beras Dari Petani

Bulog Rejang Lebong Amankan Stok, Serap 1.200 Ton Gabah dan 237 Ton Beras Dari Petani.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
SERAP - Bulog Rejang Lebong saat memantau proses penggilingan gabah hasil serapan petani. Diketahui saat ini Bulog Rejang Lebong telah berhasil menyerap 1.200 ton gabah dari petani. 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah gabah yang sudah diserap tercatat 1.200 ton Gabah Kering Panen (GKP).
  • Capaian penyerapan gabah hingga saat ini telah melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 1.000 ton GKP.
  • Gabah yang diserap harus merupakan gabah yang telah memasuki usia panen dan berada dalam kondisi bersih.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Penyerapan hasil panen petani oleh Perum Bulog Cabang Rejang Lebong terus berjalan.

Hingga saat ini, jumlah gabah yang sudah diserap tercatat 1.200 ton Gabah Kering Panen (GKP). Tak hanya itu, juga ada 237 ton beras yang juga berhasil diserap. 

Pimpinan Cabang Perum Bulog Cabang Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, menjelaskan bahwa penyerapan tersebut merupakan bagian dari program pengadaan gabah dan beras yang dilaksanakan Bulog sepanjang tahun 2026.

Capaian penyerapan gabah hingga saat ini telah melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 1.000 ton GKP.

“Sampai hari ini Bulog Cabang Rejang Lebong telah menyerap gabah petani dari Kabupaten Lebong sebanyak 1.200 ton gabah kering panen atau GKP dari target 1.000 ton. Sedangkan untuk beras petani yang sudah diserap sebanyak 237,7 ton dari target tahun 2026 sebanyak 812 ton,”jelas Musalim kepada wartawan TribunBengkulu.com, pada Jumat (6/3/2026) pagi. 

Standar Kualitas Gabah yang Diserap

Bulog hanya membeli gabah yang telah memenuhi ketentuan kualitas. Gabah yang diserap harus merupakan gabah yang telah memasuki usia panen dan berada dalam kondisi bersih.

Menurutnya, penerapan standar tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.

Selain itu, kualitas gabah yang baik juga mempengaruhi tingkat rendemen atau hasil penggilingan beras agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Standar ini diterapkan agar kualitas cadangan beras pemerintah tetap terjaga dan hasil penggilingan beras yang dihasilkan tetap sesuai ketentuan,” jelasnya.

Baca juga: 122 Desa di Rejang Lebong Belum Ajukan Pencairan DD dan ADD, Terkendala Perbup Belum Rampung

Penyerapan gabah dan beras merupakan bagian dari upaya Bulog dalam menjalankan program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga gabah dan beras di tingkat petani.

Menurut dia, dengan adanya penyerapan hasil panen oleh Bulog, petani memiliki kepastian pasar sehingga harga gabah dapat tetap berada pada tingkat yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Penyerapan gabah dan beras ini merupakan langkah konkret Bulog untuk melindungi harga di tingkat petani agar tetap sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus memastikan ketersediaan stok beras tetap aman,”katanya.

Kerja Sama dengan Mitra Penggilingan

Dalam proses pengadaan tersebut, Bulog Cabang Rejang Lebong bekerja sama dengan sejumlah pihak di daerah.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved