Orang Hilang di Rejang Lebong
Kronologi Mahasiswi IAIN Curup Hilang 3 Hari, Pergi dari Rumah Tanpa Pamit
Mahasiswi IAIN Curup hilang sejak Sabtu pukul 05.00 WIB, diduga pergi dari rumah tanpa pamit dan belum kembali
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Saskia Maulidia (19) hilang sejak Sabtu (28/3/2026) pukul 05.00 WIB.
- Korban diduga pergi dari rumah tanpa pamit dan belum kembali.
- Terakhir terlihat pukul 00.30 WIB sedang menggunakan ponsel.
- Keluarga melapor ke Polres Rejang Lebong pada Minggu (29/3/2026).
- Polisi mengimbau masyarakat membantu pencarian dan menyediakan kontak.
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kakak kandung korban, Dita Rafizka (25), menceritakan kronologi hilangnya mahasiswi IAIN Curup, Saskia Maulidia (19), yang sudah tiga hari tidak diketahui keberadaannya, setelah korban diduga pergi dari rumah tanpa pamit sejak Sabtu (28/3/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban diketahui bernama Saskia Maulidia (19), warga Desa Batu Dewa, Kecamatan Curup Utara, yang juga diketahui seorang mahasiswi IAIN Curup jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).
Korban diduga pergi dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga dan hingga kini tak kunjung kembali maupun memberikan kabar.
Keterangan Kepolisian
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, mengatakan usai kejadian itu pihak keluarga membuat laporan ke Polres Rejang Lebong pada Minggu (29/3/2026).
Hingga saat ini, wanita yang dilaporkan hilang belum juga ditemukan atau diketahui keberadaannya.
"Betul ada laporan orang hilang, mahasiswi, hingga saat ini masih dalam pencarian,"sampai Hasan kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Senin (30/3/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa hilangnya korban diketahui terjadi pada Sabtu kemarin sekitar pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan keterangan pelapor, Dita Rafizka (25), yang merupakan kakak kandung korban, sekitar pukul 00.30 WIB, korban masih terlihat berada di rumah dan sedang menggunakan telepon genggam di ruang tamu.
Selanjutnya, pelapor beristirahat.
Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, pelapor dibangunkan oleh ibunya untuk melaksanakan salat subuh.
Usai membangunkan pelapor, ibunya berniat untuk membangunkan korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Korban-hilang-30-maret-2026.jpg)