Selasa, 12 Mei 2026

Berita Seluma

DPRD Seluma Kritisi Dikbud-Dinkes Soal Pemerataan Guru dan Tenaga Kesehatan

DPRD Seluma Kritisi Dikbud dan Dinkes, Pemerataan Guru dan Tenaga Kesehatan Dinilai Belum Maksimal

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono
PEMERATAAN GURU DAN NAKES: Ketua Komisi 1 DPRD Seluma, Hendri Satrio dikonfirmasi Selasa siang (12/5/2026) menyoroti pemerataan guru dan Nakes oleh Dikbud dan Dinkes dinilai belum maksimal. Hendri meminta Bupati Teddy Rahman melakukan evaluasi 

Ringkasan Berita:
  • Saat ini masih ditemukan sekolah di Seluma yang mengalami kelebihan tenaga pengajar, sementara di sekolah lain justru kekurangan guru.
  • Kondisi serupa juga terjadi di sektor kesehatan, di mana terdapat fasilitas pelayanan kesehatan yang tenaga medisnya menumpuk di satu titik, namun di wilayah lain masih minim petugas.
  • Ketimpangan distribusi pegawai berpotensi memunculkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat maupun guru dan Nakes.

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - DPRD Seluma menyoroti belum meratanya distribusi guru dan tenaga kesehatan di sejumlah wilayah di Kabupaten Seluma. Kondisi ini dinilai menjadi persoalan serius yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan pendidikan maupun kesehatan masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Seluma, Hendri Satrio menegaskan, Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) harus segera melakukan penataan ulang terhadap penyebaran tenaga guru dan tenaga kesehatan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Seluma.

Menurut Hendri, hingga saat ini masih ditemukan sekolah yang mengalami kelebihan tenaga pengajar, sementara di sekolah lain justru kekurangan guru.

Kondisi serupa juga terjadi di sektor kesehatan, di mana terdapat fasilitas pelayanan kesehatan yang tenaga medisnya menumpuk di satu titik, namun di wilayah lain masih minim petugas.

“Ini menjadi perhatian serius kami di Komisi 1. Tolong pak bupati melalui Dikbud dan Dinkes ini menjadi perhatian," tegas Hendri Satrio, dikonfirmasi Selasa (12/5/2026).

Politisi PAN ini menilai, persoalan pemerataan tenaga pelayanan dasar tidak boleh terus dibiarkan karena dapat mempengaruhi kualitas pelayanan masyarakat.

Terutama di daerah terpencil dan wilayah pelosok yang sangat membutuhkan kehadiran tenaga pendidik maupun tenaga medis.

Menurutnya, ketimpangan distribusi pegawai berpotensi memunculkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat maupun guru dan Nakes.

Sebab terdapat daerah yang pelayanan pendidikannya relatif lengkap, sementara daerah lain kesulitan mendapatkan pelayanan maksimal akibat keterbatasan sumber daya manusia.

Baca juga: Bupati Teddy Rahman Bersama Wabup Gustianto Pawai Ta’aruf dan Pameran MTQ XXXVII Seluma

“Ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Seluma. Pemerataan guru dan tenaga kesehatan sangat penting untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal,” kata Hendri. 

Hendri meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan riil tenaga di lapangan. Penataan ulang distribusi pegawai dinilai menjadi solusi agar pelayanan dasar dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Seluma.

Selain itu, DPRD juga meminta agar penempatan ASN maupun PPPK ke depan benar-benar mempertimbangkan kebutuhan daerah, bukan hanya berdasarkan permintaan individu pegawai.

“Kalau distribusinya merata, pelayanan pendidikan dan kesehatan juga akan lebih baik. Jangan sampai ada ketimpangan,” ucapnya. 

Hendri menambahkan, pemerataan guru dan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Seluma. Karena itu, pemerintah daerah diminta serius melakukan pembenahan agar pelayanan publik semakin optimal.

“Pemerataan ini tidak lain untuk pelayanan yang maksimal dan agar tidak terjadi ketimpangan pelayanan di tengah masyarakat,” pungkas Hendri.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved