Berita Seluma
BWSS 7 Bengkulu Kembali Rehab Irigasi Bendungan Air Seluma
BWSS 7 Bengkulu Kembali Rehab Irigasi Bendung Air Seluma, Pengeringan Total Digelar Agustus
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Fungsi Bendung Air Seluma sebagai salah satu sumber utama pengairan sawah masyarakat di Kabupaten Seluma.
- Sebab sedimentasi lumpur dan kerusakan saluran dinilai dapat menghambat distribusi air ke area persawahan petani.
- Bendung Air Seluma sendiri menjadi salah satu infrastruktur vital bagi sektor pertanian di Kabupaten Seluma karena mengairi ribuan hektare lahan persawahan masyarakat di sejumlah kecamatan.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu kembali melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi Bendung Air Seluma tahun 2026.
Perbaikan difokuskan pada saluran sekunder di titik BS 7 dan BS 8 yang sebelumnya mengalami longsor dan mengganggu distribusi air irigasi ke lahan pertanian masyarakat.
Kepala BWSS VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana mengatakan, selain perbaikan konstruksi saluran irigasi yang rusak.
Pihaknya juga akan melakukan pembersihan sedimen lumpur yang selama ini mengendap di lantai saluran irigasi.
“Perbaikan akan dilakukan di titik BS 7 dan BS 8 yang sebelumnya mengalami longsor. Selain itu juga dilakukan pembersihan sedimen di saluran irigasi,” ujar Wiel Mushawiry Suryana dikonfirmasi, Rabu siang (13/5/2026).
Menurutnya, rehabilitasi tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi Bendung Air Seluma sebagai salah satu sumber utama pengairan sawah masyarakat di Kabupaten Seluma.
Sebab sedimentasi lumpur dan kerusakan saluran dinilai dapat menghambat distribusi air ke area persawahan petani.
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi secara maksimal, BWSS VII Bengkulu juga akan melaksanakan pengeringan total saluran irigasi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
“Pengeringan total direncanakan dilaksanakan bulan Agustus agar proses perbaikan dan pembersihan bisa maksimal,” kata Wiel.
Baca juga: Sekolah Keluhkan Sinyal Internet, Bupati Seluma Siap Tambah Bandwidth BTS Seluler
Sebelum pelaksanaan pengeringan total, pihak BWSS VII Bengkulu telah melakukan sosialisasi kepada para petani dan kelompok tani yang memanfaatkan aliran irigasi Bendung Air Seluma.
Sosialisasi tersebut dilakukan agar petani dapat menyesuaikan jadwal tanam maupun kebutuhan pengairan sawah selama proses pengeringan berlangsung.
“Kami sudah menyampaikan kepada petani terkait rencana pengeringan ini supaya mereka bisa mengantisipasi pola tanam,” ucapnya.
Bendung Air Seluma sendiri menjadi salah satu infrastruktur vital bagi sektor pertanian di Kabupaten Seluma karena mengairi ribuan hektare lahan persawahan masyarakat di sejumlah kecamatan.
Karena itu, keberadaan jaringan irigasi yang baik sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian dan menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
BWSS VII Bengkulu berharap rehabilitasi dan normalisasi irigasi tersebut dapat memperlancar distribusi air ke area pertanian masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.
“Kita berharap setelah dilakukan rehabilitasi, fungsi irigasi kembali optimal dan kebutuhan air petani dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Wiel.
BBWSS
Bendung Air Seluma
Bendungan Air Seluma
Berita Seluma Terkini
berita seluma
Berita Seluma Terbaru
| Pedagang Pameran MTQ Seluma Kesetrum saat Hujan Guyur Lokasi Kegiatan |
|
|---|
| DPRD Seluma Kritisi Dikbud-Dinkes Soal Pemerataan Guru dan Tenaga Kesehatan |
|
|---|
| Dikeluhkan Warga, Jalan Amblas ke Desa Talang Rami Seluma Akan Segera Diperbaiki |
|
|---|
| Perusahaan Sawit Bangun 13 Sumur Bor untuk Warga Desa Penyangga di Seluma |
|
|---|
| Tugu Pengantin di Seluma Kini Berganti Nama Jadi Bundaran Serasan Seijoan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/BWSS-7-kembali-rehab-bendung-Air-Seluma.jpg)