Berita Seluma
DLH Seluma Tutup Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Resahkan Masyarakat
DLH Seluma Tertibkan Tempat Pembuangan Sampah Ilegal, Masyarakat Dihimbau Buang Sampah ke TPA Talang Sali
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma Provinsi Bengkulu terus berupaya mengatasi permasalahan sampah.
Melalui Dinas l Lingkungan Hidup (DLH), Pemkab Seluma saat ini tengah melakukan penertiban tempat pembuangan sampah rumah tangga ilegal yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Plt Kepala DLH Seluma Ikhwan Efendi mengatakan semua tempat pembuangan sampah rumah tangga yang selama ini digunakan, telah ditutup.
Selain itu juga dipasangi spanduk larangan membuang sampah dilokasi tersebut.
"Ada beberapa titik lokasi pembuangan sampah ilegal ini telah kami tutup. Ada di Taman Kuliner, Jalan Mandi Angin juga di jalan Bungamas-Puguk. Kami juga telah pagari dan pasangi spanduk larangan membuang sampah di lokasi tersebut," terang Ikhwan Efendi kepada Tribunbengkulu.com Jum'at siang 29 Agustus 2025.
Ditutupnya tempat pembuangan sampah ilegal ini jelas Ikhwan, karena pihaknya akan memaksimalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Talang Sali Kecamatan Seluma Timur yang telah dibangun tahun 2019 lalu.
Baca juga: Nasib Tragis Ibu di Seluma Bayi Meninggal saat Melahirkan di Mobil Travel, Tak Ada Bidan & Ambulans
"Kita telah ada TPA di Desa Talang Sali, jadi dengan penuh kesadaran bami himbau masyarakat untuk memanfaatkan. Dengan membuang sampah di TPA ini," kata Ikhwan.
Untuk mengatasi permasalahan sampah ini lanjut Ikhwan, diperlukan dukungan penuh dari masyarakat.
Selain itu peran aktif lurah dan kepala desa sangat diperlukan, untuk mengamankan sampah rumah tangga masyarakat di wilayahnya.
"Buatlah persatuan di masyarakat, untuk penanganan sampah ini. Rapatkan bersama, tetapkan petugas khusus untuk memungut dan membuang sampah ini ke TPA," ucap Ikhwan.
Ikhwan optimis permasalahan sampah ini akan terselesaikan namun dukungan masyarakat sangat menentukan, karena dibutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Kita sama-sama tahu, sarana dan prasarana yang ada masih sangat minim. Inilah salah satu penyebab TPA kita belum maksimal. Jadi kami mohon kerjasamanya, saling mendukung agar permasalahan sampah ini dapat kita atasi bersama," sampai Ikhwan.
Renovasi 41 SD dan 14 SMP di Seluma Bengkulu, Pemkab Alokasikan Rp16 Miliar |
![]() |
---|
Budaya Sekujang Asal Seluma Bengkulu Siap Unjuk Pesona di Kota Tua Jakarta |
![]() |
---|
SAH! Ini Profil dan Kekayaan April Yones Ketua DPRD Seluma Bengkulu |
![]() |
---|
Persiapan Desa Penago 1 Seluma Bengkulu Jadi Kampung Nelayan Merah Putih |
![]() |
---|
Jalan ke Sekolah Tanah Berlumpur, Siswa dan Guru SDN 98 Seluma Bengkulu Kompak Gotong Royong |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.