Senin, 18 Mei 2026

Berita Seluma

Tronton Angkut Eksavator Senggol Kabel Listrik di Seluma, Operator Tewas Kesetrum

Mobil Nyengol Jaringan PLN, Warga Kembang Seri Keseterum Hingga Tewas di Penago Baru Seluma

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: M Syah Beni
HO/Tribunbengkulu.com
KESETRUM- Inilah penampakan mobil towing pengangkut alat berat yang menyenggol jaringan PLN di Desa Penago Baru kemarin petang 31 Agustus 2025. Akibat insiden ini operator alat berat meninggal di tempat akibat kesetrum 

Tronton Angkut Eksavator Senggol Kabel Listrik di Seluma, Operator Tewas Kesetrum, Sopir dan Kernet Pingsan

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA – Suasana jelang Magrib di Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, mendadak geger pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebuah mobil tronton bernomor polisi BD 8460 CZ yang mengangkut eksavator menyenggol jaringan listrik tegangan tinggi.

Insiden itu menewaskan seorang operator alat berat bernama Andi (41), warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Talo, akibat tersengat listrik.

Sementara sopir tronton Mardiono (55) asal Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, serta seorang kernet yang belum diketahui identitasnya sempat pingsan usai ikut tersengat aliran listrik.


Kronologi Kejadian

Kepala Desa Penago Baru, Salikin, mengatakan ledakan keras dari jaringan listrik membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

“Sempat geger kami dibuatnya, karena keras ledakannya. Setelah kami cek, ternyata mobil yang ngangkut eksavator nyenggol jaringan listrik,” ujar Salikin kepada TribunBengkulu.com, Minggu malam.

Dijelaskannya, kejadian berawal saat tronton melintas di Jalan Dusun 1 tak jauh dari Jembatan Penanakan. Di lokasi tersebut, terdapat jaringan listrik sehingga tidak bisa dilalui mobil bermuatan eksavator.

“Korban (Andi) saat itu bermaksud menaikkan kabel menggunakan kayu agar mobil bisa lewat. Tapi naas, kabel terlepas dan langsung menimpa tubuhnya,” jelas Salikin.


Sopir dan Kernet Ikut Tersengat

Melihat rekannya tersengat, sopir dan kernet berusaha memberi pertolongan.

Namun, saat mencoba mematikan mesin tronton, keduanya ikut kesetrum.

“Sopir dan rekannya ikut kesetrum karena mobil sudah teraliri listrik. Mereka langsung pingsan di tempat,” tambah Salikin.

“Operator yang meninggal langsung dibawa ke rumah duka. Sementara sopir dan kernet dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis,” ungkapnya.


Rencana Alat Berat

Menurut Salikin, alat berat yang diangkut tronton itu rencananya akan digunakan untuk membuat siring di kebun milik warga yang menyewanya.

“Rencana alat beratnya dipakai untuk bikin siring di kebun warga sini,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved