Kamis, 4 Juni 2026

Berita Seluma

Warga Penago Baru Seluma Geger, Tronton Angkut Ekskavator Senggol Kabel Listrik, Operator Tewas

Tronton angkut ekskavator tersangkut kabel listrik di Seluma. Operator tewas tersengat, sopir dan kernet selamat.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
HO Tribunbengkulu.com
TRONTON – Mobil tronton pengangkut alat berat yang menyenggol jaringan listrik PLN di Desa Penago Baru, Seluma, Minggu petang (31/8/2025). Insiden ini menewaskan operator alat berat akibat tersengat listrik. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Suasana jelang Magrib di Desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, mendadak geger pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. 

Sebuah mobil tronton dengan nomor polisi BD 8460 CZ yang mengangkut ekskavator menyenggol jaringan listrik tegangan tinggi.

Kepala Desa Penago Baru, Salikin, mengatakan insiden tersebut mengejutkan warga. 

Ledakan keras terdengar hingga membuat warga berhamburan ke jalan utama desa untuk mencari sumber suara.

"Sempat geger kami dibuatnya, karena keras ledakannya. Setelah kami cek, ternyata mobil yang ngangkut eksavator nyenggol jaringan listrik," terang Salikin saat dikonfirmasi Minggu malam.

Naas, dalam peristiwa itu seorang operator ekskavator bernama Andi (41), warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Talo, meninggal dunia akibat tersengat listrik dari jaringan tegangan tinggi milik PLN.

"Yang ninggal di tempat satu orang operator alat beratnya. Sementara sopir dan kernetnya sempat pingsan, namun tidak begitu lama sadarkan diri," jelas Salikin.

Salikin menceritakan, insiden bermula saat mobil melintas di Jalan Dusun 1 tak jauh dari Jembatan Penanakan. 

Baca juga: Geger Penemuan Mayat di Pinggir Sungai Lawang Agung Seluma Bengkulu, Meninggal saat Cari Rumput

Di jalan tersebut terdapat jaringan listrik PLN yang terlalu rendah untuk dilalui mobil bermuatan ekskavator.

"Korban saat itu bermaksud menaikan kabel jaringan PLN itu menggunakan kayu agar mobil bisa lewat. Tapi naas, saat dinaikan menggunakan kayu tersebut kabelnya di kayu itu lepas dan menimpa sang operator," beber Salikin.

Melihat rekannya tersengat listrik, sopir bernama Mardiono (55), warga Kelurahan Pagar Dewa, bersama kernetnya (identitas belum diperoleh, red) berusaha memberikan pertolongan.

Namun naas, keduanya ikut tersengat saat mencoba mematikan mobil.

"Sopir dan rekannya kesetrum juga saat akan membantu operator alat berat ini. Tapi karena mobil sudah teraliri listrik jadi ikut kesetrum dan langsung pingsan," katanya.

Evakuasi korban baru dilakukan setelah petugas PLN datang dan memutus aliran listrik di jaringan tegangan tinggi tersebut. 

Operator yang meninggal dunia langsung dievakuasi, sementara sopir dan kernetnya dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Kalau operator yang ninggal langsung dibawa ke rumah duka. Sopir dan kernetnya dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis," imbuhnya.

Ia menambahkan, alat berat yang diangkut mobil tronton tersebut rencananya akan digunakan untuk membuat siring di kebun milik warga penyewa di Desa Penago Baru.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved