Kamis, 4 Juni 2026

Balita di Seluma Cacingan

Kondisi Membaik, 2 Balita Cacingan di Seluma Bengkulu Mulai Pulih

Kondisi Dua Balita Penderita Cacing Gelang Semakin Membaik, Tunggu Hasil Cek Darah Baik Diperbolehkan Pulang

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
SEMAKIN MEMBAIK: Bupati Seluma Teddy Rahman saat menjenguk Aprilia dan Nur Khaira Sabrina di RSMY Bengkulu, Kamis (18/9/2025). Saat ini kondisi kedua balita cacingan sudah semakin membaik dan diperbolehkan pulang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Setelah 10 hari mendapat perawatan di RSMY Bengkulu, kondisi dua balita, Aprilia dan Nur Khaira Sabrina pasien penderita cacing gelang saat ini semakin membaik. 

Bahkan dokter yang merawat dua balita warga Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma, ini sudah memperbolehkan keduanya pulang. 

Dokter spesialis Hematologi Onkologi Anak RAUD M Yunus dr. Lenny Elita menjelaskan, hasil pemeriksaan terbaru, sudah tidak ditemukan lagi adanya cacing dalam feses kedua pasien.

Hasil USG pun juga menunjukkan tidak adanya cacing maupun telur cacing yang bersarang di dalam tubuh kakak beradik ini.

"Kondisi dua pasien ini secara umum sudah membaik. Kita tunggu hasil pemeriksaan darah di laboratorium dulu, jika leukositnya normal kita perbolehkan keduanya pulang," kata Leny Erlita, dikonfirmasi Kamis (25/9/2025).

Leny Erlita menjelaskan, rencana operasi dibatalkan karena hasil pemeriksaan baik rontgen maupun USG tidak ada lagi menunjukkan adanya cacing maupun larva di tubuh kedua pasien. 

"Dengan kondisi tersebut, rencana pembedahan yang sebelumnya dipersiapkan batal dilakukan. Karena tidak ada lagi kita dapati cacing maupun larva di tubuh kedua pasien ini," jelas Leny.

Dia mengatakan selama 10 hari perawatan ini, hanya tiga kali diberikan obat cacing kepada pasien.

Saat ini pemberian obat cacing sudah dihentikan, namun sesuai resep nanti setelah hari ke 14 pemberian obat cacing kembali diberikan kepada kedua pasien. 

"Pemberian obat cacing telah kita hentikan, nanti di hari ke 14 lagi diberikan. Nanti Kader di Seluma yang berikan obatnya," imbuhnya.

Sekedar mengingatkan Aprila dan Nur Khaira Sabrina Balita warga Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma ini.

Mulai dirawat di RSMY Bengkulu pada 16 September 2025 lalu setelah dirujuk oleh RSUD Tais. 

Hingga saat ini kedua balita ini masih mendapatkan perawatan intensif hingga hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan tidak ada peradangan akibat terinfeksi cacing gelang tersebut. 

Baca juga: Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono Ingatkan SPPG Pastikan Kelayakan MBG Sebelum Dibagikan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved