Viral Lokal
Bupati Teddy Rahman Murka, Oknum ASN Seluma Kepergok Merokok saat Apel
Bupati Seluma Berang, Oknum ASN Ketahuan Merokok Saat Apel, Langsung Diproses Inspektorat
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Bupati Seluma Teddy Rahman meluapkan kemarahannya kepada seorang oknum ASN yang kedapatan merokok saat apel masih berlangsung, pada Senin (5/1/2026).
- Dengan raut wajah terlihat kesal dan nada suara meninggi, Bupati Teddy Rahman langsung menghentikan jalannya apel sejenak.
- Ratusan ASN yang hadir tampak terdiam menyaksikan teguran keras yang disampaikan langsung oleh bupati.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Suasana Apel akbar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma mendadak berubah tegang, Senin (5/1/2026) pagi.
Apel yang seharusnya berlangsung khidmat itu mendadak terhenti setelah Bupati Seluma, Teddy Rahman meluapkan kemarahannya kepada seorang oknum ASN yang kedapatan merokok saat apel masih berlangsung.
Apel akbar yang diikuti ratusan ASN tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Seluma dan dipimpin langsung oleh Bupati Teddy Rahman.
Sejak awal, kegiatan apel berjalan tertib hingga insiden pelanggaran disiplin itu terlihat langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Seluma.
Dengan raut wajah terlihat kesal dan nada suara meninggi, Bupati Teddy Rahman langsung menghentikan jalannya apel sejenak.
Ia kemudian menunjuk langsung ke arah oknum ASN yang berada di barisan peserta apel.
“Maju kamu! Bapak tidak menghormati teman-teman yang lain,” ujar Teddy Rahman dengan tegas sambil menunjuk oknum ASN tersebut di hadapan seluruh peserta apel.
Peristiwa itu sontak membuat suasana apel menjadi senyap.
Ratusan ASN yang hadir tampak terdiam menyaksikan teguran keras yang disampaikan langsung oleh bupati.
Menurut Teddy Rahman, tindakan merokok saat apel berlangsung merupakan bentuk ketidakdisiplinan yang tidak bisa ditoleransi.
Baca juga: Program LKS Gratis Dikbud Seluma Bengkulu Tak Sampai ke SDN 140
Selain melanggar aturan, perilaku tersebut dinilai tidak menghargai pimpinan dan rekan ASN lain yang mengikuti apel dengan tertib.
“Saat apel masih berlangsung justru merokok. Ini mencerminkan sikap tidak disiplin dan tidak menghormati forum resmi. Ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Teddy.
Bupati Seluma menegaskan bahwa apel bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Ia menekankan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam hal sikap, etika, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
| Nasib Siswi Pelaku Bullying di SMPN 45 Seluma, Harus Pindah Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru |
|
|---|
| Kasus Bullying Siswi SMPN 45 Seluma Berakhir Damai, Dikbud Minta Guru Perketat Pengawasan Siswa |
|
|---|
| Nasib Pelaku Bullying Siswi SMPN 45 Seluma, Orang Tua Korban Tolak Damai dan Lanjut Proses Hukum |
|
|---|
| Dikbud Seluma Gelar Mediasi Kasus Bullying SMPN 45 Seluma, Damai Masih Buntu |
|
|---|
| Mediasi Kasus Bullying Siswi SMPN 45 Seluma Belum Capai Kesepakatan, Orang Tua Korban Tolak Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bupati-Seluma-berang-ASN-merokok-saat-apel.jpg)