Berita Seluma
Warga Dua Desa di Seluma Keluhkan Bau Busuk Diduga Limbah PT OSL
Warga Dua Desa di Seluma Keluhkan Bau Busuk Diduga Limbah PT OSL, Minta Pemerintah Turun Tangan
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah udara PT Olein Sawit Lestari (OSL) yang berlokasi di Desa Kayu Arang Kecamatan Sukaraja.
- Proses pembangunan pabrik yang disebut berada dekat dengan lingkungan permukiman warga tanpa adanya komunikasi atau perundingan yang melibatkan masyarakat sekitar.
- Adanya pengecekan langsung dari instansi terkait terhadap dugaan pencemaran udara tersebut, serta langkah tegas terhadap perusahaan jika terbukti melanggar ketentuan lingkungan.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Warga di Kecamatan Sukaraja dan Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah udara PT Olein Sawit Lestari (OSL) yang berlokasi di Desa Kayu Arang Kecamatan Sukaraja.
Keluhan tersebut terutama disampaikan masyarakat di Desa Kayu Arang dan Desa Sarimulyo yang berada di sekitar kawasan operasional perusahaan.
Warga mengaku aroma menyengat tersebut semakin terasa dalam beberapa hari terakhir, bahkan dinilai mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sukarti, warga Desa Sarimulyo Kecamatan Sukaraja, mengatakan bau busuk yang diduga berasal dari limbah pabrik tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.
Menurutnya, sebagai desa penyangga, warga merasakan langsung dampak polusi udara sejak perusahaan mulai beroperasi pada awal tahun lalu.
“Kami masyarakat masih ingin menghirup udara yang segar. Sejak pabrik ini berdiri di dekat permukiman, kami mulai merasakan adanya polusi udara,” ujar Sukarti kepada TribunBengkulu.com, Selasa (31/3/2026).
Proses pembangunan pabrik yang disebut berada dekat dengan lingkungan permukiman warga tanpa adanya komunikasi atau perundingan yang melibatkan masyarakat sekitar.
Baca juga: Bupati Seluma Teddy Rahman Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Bengkulu
“Sejak awal pembangunan, kami merasa tidak pernah diajak berunding, padahal lokasi pabrik sangat dekat dengan rumah warga,” katanya.
Jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah, masyarakat sebagai desa penyangga akan terus terdampak pencemaran udara tersebut.
Ia pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk menengahi persoalan ini sebelum memicu gejolak di tengah masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat bertindak anarkis karena tidak tahan dengan kondisi ini. Kami berharap pemerintah hadir untuk mencari solusi,” tegasnya.
Selain mengganggu kenyamanan, warga juga mulai mengeluhkan dampak terhadap kesehatan.
Sukarti mengaku suaminya mengalami gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan saat ini.
“Sudah satu bulan ini bolak-balik ke rumah sakit karena infeksi saluran pernapasan. Kami khawatir kalau kondisi ini terus dibiarkan,” ungkapnya.
Dirinya berharap adanya pengecekan langsung dari instansi terkait terhadap dugaan pencemaran udara tersebut, serta langkah tegas terhadap perusahaan jika terbukti melanggar ketentuan lingkungan.
Hingga berita ini dipublish, pihak PT Olein Sawit Lestari (OSL) belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat ini.
Limbah Pabrik CPO
DLH Seluma
Bupati Teddy Rahman
Berita Seluma Terkini
berita seluma
Berita Seluma Terbaru
| Pencetakan KTP di Seluma Terganggu, Disdukcapil Sebut Aplikasi Sedang Maintenance |
|
|---|
| Nasib Pilu Bayi Laoren di Seluma Lawan Tumor Ganas yang Terus Membesar |
|
|---|
| Kisah Pilu Laoren, Bayi di Seluma Berjuang Lawan Tumor Ganas, Perut Terus Membesar |
|
|---|
| DPD Partai Nasdem Seluma Kecam Pemberitan Media soal Partai Nasdem, Desak Minta Maaf |
|
|---|
| Mantan Sekda Seluma Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di Izin Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Limbah-PT-Olein-Seluma-dikeluhkan.jpg)