Banjir di Seluma
Jembatan Rp16 Miliar di Seluma Jebol Diterjang Banjir, Warga Soroti Program Helmi-Mian
Masyarakat Sesalkan Jebolnya Jembatan Matan, Sebut Program Bantu Rakyat Helmi-Mian "Ternodai"
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Jembatan Matan Rp16 miliar di Seluma jebol diterjang banjir.
- Warga soroti pemilihan kontraktor proyek.
- Euforia masyarakat pupus pascabanjir 5 April.
- Jembatan penting untuk akses ibukota dan angkut hasil pertanian.
- Warga minta perbaikan matang dengan talut dan lantai diperkuat.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Jebolnya Jembatan Matan di perbatasan Desa Pasar Seluma-Desa Rawa Indah berimbas pada program bantu rakyat Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Helmi Hasan-Mian.
Ke depan, Gubernur Bengkulu harus lebih cermat dan teliti dalam memberikan kepercayaan kepada kontraktor yang akan mengerjakan proyek Pemprov Bengkulu.
"Jembatan Matan ini dibangun dengan anggaran Rp 16 Miliar, masa baru diterjang banjir sekali sudah jebol. Jadi pak gubernur harus lebih cermat lagi ke depan kalau milih kontraktor," ucap tokoh masyarakat Desa Rawa Indah, Andi Wijayah dikonfirmasi Tribunbengkulu.com Rabu (8/4/2026).
Uoforia masyarakat sangat antusias dengan dibangunnya Jembatan Matan ini kata Andi Wijayah. Namun uoforia itu pupus, setalah hujan melanda Kabupaten Seluma Minggu malam 5 April 2026.
"Program bantu rakyat pak Helmi-Mian ini sangat bagus, kami masyarakat mulai merasakannya. Tapi dengan jebolnya Jembatan Matan ini, sedikit ternoda. Karena masyarakat lagi senang-senangnya Jembatan malah jebol," ungkap Andi.
Keberadaan Jembatan Matan ini ucap Andi Wijayah, sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain akses aktivitas ke ibukota kabupaten, Jembatan ini adalah akses viral masyarakat mengangkut hasil pertanian.
"Ini jembatan mau diperbaiki, kami minta Dinas PUPR Provinsi Bengkulu harus matang perencanaannya. Pengerjaannya benar diawasi," kata Andi Wijayah.
Menurut tokoh masyarakat Desa Rawa Indah ini, untuk menahan terjangan banjir. Di dua sisi Jembatan harus dipasang penahan atau talut yang benar kuat. Lantai jembatan yang jebol harus di penetrasi ulang agar padat. Sebab kekuatannya hanya mengandalkan beton, tanpa ada rangkaian besi.
"Berkaca dari banjir ini, kami minta saat perbaikan ini perencanaan harus benar matang. Berkacala dari Jawa Barat yang letak jembatannya sama persis dengan Matan ini," sampai Andi Wijayah.
| Pemkab Seluma Kerahkan Damkar ke Wilayah Terdampak Banjir, Suplai Air Bersih dan Bersihkan Lumpur |
|
|---|
| Seluma Siaga Banjir, Wabup Gustianto: Jangan Tunggu Banjir Besar Baru Bergerak |
|
|---|
| Banjir di Seluma Bengkulu Meluas, BPBD: 3 Desa Terdampak, Waspada Banjir Susulan |
|
|---|
| Breaking News: Banjir Rendam 11 Rumah, Kantor dan Balai Desa di Seluma Bengkulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Andi-Wijayah-tokoh-masyarakat-Rawa-Indah-seluma.jpg)