Kamis, 11 Juni 2026

Banjir di Seluma

Banjir di Seluma Bengkulu Meluas, BPBD: 3 Desa Terdampak, Waspada Banjir Susulan

Banjir di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu meluas, Senin siang (2/12/2024). Tiga desa terendam banjir pasca hujan deras mengguyur Seluma.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
BPBD Seluma terlihat mulai menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Padang Pelasan dan Desa Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Senin siang (2/12/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Banjir di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu meluas, Senin siang (2/12/2024). Tiga desa terendam banjir karena hujan deras mengguyur Seluma.

Jika sebelumnya terdata dua desa terdampak banjir yakni Desa Air Periukan dan Desa Padang Pelasan di Kecamatan Air Periukan, terbaru Desa Sakaian Kecamatan Lubuk Sandi juga terendam banjir. 

Hingga pukul 14.00 WIB, data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma sudah 14 rumah yang terdampak banjir di tiga desa ini.

Rinciannya 12 rumah di Desa Padang Pelasan termasuk kantor dan balai desa, 1 rumah di simpang tiga Desa Air Periukan dan 1 rumah di Desa Sakaian. 

"Sudah 14 rumah yang terendam banjir ini. Rinciannya 12 di Desa Padang Pelasan, satu di Desa Air Periukan dan satu lagi di Desa Sakaian," kata Kalak BPBD Seluma Hadianto.

BPBD telah menurunkan tim unit reaksi cepat (URC) kata Hadi Susanto. Selain meninjau lokasi, tim juga telah menyalurkan bantuan berupa air minum dan makanan siap saji kepada warga yang terdampak.

"Warga yang terdampak kita telah salurkan bantuan, berupa air mineral dan mie instan. Tadi langsung diserahkan oleh tim URC kita," ucap Hadi Susanto. 

Hadi terus mengingatkan warga untuk waspada. Banjir susulan masih berpeluang terjadi, khususnya warga yang tinggal di sepanjang badan sungai.

Karena hujan masih terjadi, di bagian hulu sungai awan tebal masih menghitam pertanda hujan masih berlangsung. 

"Terkhusus untuk warga yang desanya langganan banjir untuk waspada. Pantau terus pergerakan air di sungai, tinggalkan rumah jika memang air naik," pesan Hadi Susanto. 

Pohon tumbang dan tanah longsor juga harus diwaspadai sambung Hadi Susanto. Ini berpeluang terjadi, sehingga harus diwaspadai oleh semua masyarakat Seluma

"Para kepala desa kami minta untuk aktif memantau wilayahnya. Segera lapor jika terjadi bencana apapun itu, agar tim BPBD dapat turun melakukan evakuasi dan tindakan," ujar Hadi Susanto. 

Baca juga: Breaking News: Banjir Rendam 11 Rumah, Kantor dan Balai Desa di Seluma Bengkulu

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved